Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Bansos Rp600 Ribu Pemda DKI Cair, Warga Mengeluh Masih Kurang Banyak

Bansos Rp600 Ribu Pemda DKI Cair, Warga Mengeluh Masih Kurang Banyak
Warga rela mengantre bansos tunai di ATM Bank DKI yang berada di area pom bensin Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Senin (19/7/2021). (Foto: SINDOnews)
Selasa, 20 Juli 2021 08:13 WIB

JAKARTA - Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemprov DKI Jakarta bagi warganya di tengah penerapan PPKM Darurat mulai dicairkan hari ini Senin (19/7/2021). Ini membuat sejumlah ATM Bank DKI dipadati warga.

Puluhan warga rela antre panjang demi mendapatkan BST sebesar Rp600 ribu. Pemandangan itu terlihat di ATM Bank DKI yang berada di area pom bensin Jalan Pramuka Raya dan Pasar Beras Induk Cipinang, Jakarta Timur. Akibat antrean tersebut, pengelola SPBU tak bisa berbuat banyak. Pengelola hanya mengingatkan warga agar menjaga jarak supaya tidak menjadi klaster penularan Covid-19.

Putra, warga Matraman mengaku ikut antre agar bisa mengambil uang BST dari pemerintah. Pasalnya, BST tersebut sangat diperlukan untuk keperluan sehari-hari. "Iya saya mau ambil duit bansos di ATM, karena sudah engga megang duit lagi karena udah enggak kerja gara-gara PPKM Darurat," ujarnya di Matraman Jakarta Timur, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, BST yang disalurkan pemerintah saat ini dirasa terlambat. Sebab, PPKM Darurat sudah berjalan sejak 3 Juli 2021 dan sangat menyusahkan warga yang hanya memiliki penghasilan harian.

"Harapannya bansos ini udah berjalan dari awal penerapan biar masyarakat enggak bingung. Semoga bansosnya selama PPKM Darurat bisa ada lagi karena jumlah segini enggak cukup," katanya.

Juned, warga Cipinang, Jakarta Timur menuturkan bansos yang diberikan pemerintah dengan jumlah Rp600 ribu dirasa kurang. Dia berharap agar pemerintah dapat kembali menyalurkan bantuan sosial berupa sembako demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Kalau bisa ditambah lagi bansosnya. Warga kayak saya yang penghasilannya dari jualan jadi keganggu karena PPKM ini," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Pasar & Niaga, Warga Bertuah
wwwwww