Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
9 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kritik Program Kartu Prakerja, Fadli Zon: Tak Jelas, Cuma Buang-buang Uang

Kritik Program Kartu Prakerja, Fadli Zon: Tak Jelas, Cuma Buang-buang Uang
Anggota DPR, Fadil Zon. (Foto: Istimewa)
Minggu, 18 Juli 2021 19:59 WIB

JAKARTA - Anggota DPR, Fadil Zon menyoroti pelaksanaan Program Kartu Prakerja yang dinilai tidak jelas. Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Minggu, 18 Juli 2021.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan akan menambah anggaran untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp10 triliun.

Awalnya, Pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program Kartu Prakerja dengan jangkauan 5,6 juta peserta. Akan tetapi, anggaran Program Kartu Prakerja setelah ditambahkan bisa menambah 2,8 juta peserta lagi.

Penambahan anggaran ini dilakukan, karena hasil survei menunjukkan Program Kartu Prakerja terbukti cukup membantu para pencari kerja atau karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menanggapi langkah Pemerintah tersebut, Fadli Zon pun memberikan kritikan terhadap Program Kartu Prakerja. Politikus Gerindra itu menilai bahwa Kartu Prakerja merupakan program yang tidak jelas dan hanya membuang-buang uang. "Ini Program Kartu Prakerja Tak Jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis," ujar Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon.

Dia pun menilai pemberian dana Kartu Prakerja bisa langsung diberikan kepada mereka yang terkena PHK. "Sebaiknya uang kartu prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK," kata Fadli Zon.

Jika tidak, anggaran Program Kartu Prakerja bisa diberikan untuk insentif tenaga kesehatan atau membayar utang rumah sakit. "Atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit," ujar Fadli Zon.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww