Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

ProDEM: Rakyat Dilarang Keluar Rumah Cari Makan, Eh Pejabat Malah ke Luar Negeri

ProDEM: Rakyat Dilarang Keluar Rumah Cari Makan, Eh Pejabat Malah ke Luar Negeri
Dua Menteri Pelesiran saat Pandemi. (Foto: Istimewa)
Kamis, 15 Juli 2021 14:57 WIB

JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dirasa kembali diskriminasi pada rakyat. Kali ini bukan soal kegiatan rakyat dibatasi, tapi warga asing bebas keluar masuk ke Indonesia.

Tapi, soal beredarnya foto dan video dua pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M. Lutfi ke Amerika Serikat.

Keduanya bersama Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming dan mantan anggota DPR Demokrat, Michael Wattimena tampak riang bercengkerama dan tanpa mengenakan masker.

Sebagian pihak menduga mereka sedang pelesiran, sementara sebagian lain yakin mereka sudah mendapat tugas dari presiden.

Bagi Ketua Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule, apapun alasannya, pejabat tersebut tuna solidaritas kemanusiaan.

Seharusnya mereka tetap berada di dalam negeri dan membantu pemerintah agar penanganan Covid-19 yang pontang-panting bisa terkendali. "PPKM Darurat. Rakyat tidak boleh ke luar rumah cari makan. Eh, pejabat pemerintahnya malah ke luar negeri, ada juga yang ke Amerika. Ini apa?" kesalnya, Kamis (15/7).

Di satu sisi, Wakil Ketua Umum PPP Arsul yakin bahwa kunjungan dua pembantu Presiden Joko Widodo itu tidak sedang pelesiran.

Menurutnya, dua menteri itu sedang melakukan perjalanan tugas dan semua sudah diketahui serta atas perintah Presiden Joko Widodo.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww