Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Deni Sadari Ketatnya Persaingan di Kelas 67kg

Deni Sadari Ketatnya Persaingan di Kelas 67kg
Lifter angkat besi, Deni. (Dok. Pribadi)
Selasa, 13 Juli 2021 21:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lifter angkat besi senior, Deni terus menjalankan program latihan dalam rangka persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Dia berlatih bersama Eko Yuli Irawan di bawah bimbingan pelatih bersertifikat internasional, Lukman di Empire Fit Gym Stadion Utama Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Peraih medali emas SEA Games Filipina 2019 ini akan turun di kelas 67kg. Dan, dia menyadari ketatnya persaingan di kelas tersebut. Namun, dia akan tetap berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Kontingen Indonesia.

"Saya menyadari ketatnya pesaingan di kelas 67kg. Ada Chen Lijun (China) yang menempati peringkat pertama dunia, Masquera Lozano (Columbia), Ergazev A (Uzbekistan), Ozbeck Mohammed (Turki), dan Zani Mikro ( Italia). Tetapi, saya akan tetap berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik," kata Deni yang dihubungi Gonews.co Group, Selasa (13/7/2021).

Penampilan Deni di Tokyo ini merupakan yang ketiga kalinya di Olimpiade. Sebelumnya, dia tampil di Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

"Di Tokyo ini merupakan Olimpiade terakhir saya," kata Deni yang akan turun memperkuat Kontingen Bengkulu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 3-15 Oktober mendatang.

Perjuangan Deni cukup berat untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi, dia sempat dicoret dari pelatnas angkat besi Olimpiade. Namun, dia beruntung mendapatkan tiket ke Tokyo meskipun pada babak kualifikasi Olimpiade terakhir di Kejuaraan Asia 2021 tidak turun.

Deni dan Eko Yuli Irawan akan berangkat bersama rombongan Kontingen Indonesia ke Tokyo pada Minggu, 17 Juli 2021. ***

wwwwww