Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
24 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
6
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
12 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Operasi PPKM Darurat di Surabaya Ricuh, Warga Melawan dan Lempari Petugas

Operasi PPKM Darurat di Surabaya Ricuh, Warga Melawan dan Lempari Petugas
Masyarakat Surabaya saat melawan petugas. (Foto tangkap layar Video Twitter)
Senin, 12 Juli 2021 00:53 WIB

SURABAYA - Operasi PPKM darurat di Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya berlangsung ricuh semalam. Kericuhan terjadi karena sejumlah warga dan pemilik warung menolak dibubarkan.

Informasi yang dihimpun, kericuhan antar warga dan petugas terjadi pada Sabtu (10/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, tiga pilar Kecamatan Kenjeran tengah melakukan operasi penindakan pelanggar PPKM Darurat di Bulak Banteng.

Namun karena tak terima ditindak, sejumlah warga melakukan perlawanan. Warga melakukan pelemparan ke mobil dan petugas. Aksi itu kemudian menyulut warga yang lain melakukan perlawanan. Warga kemudian mengusir petugas agar meninggalkan wilayah tersebut.

Dikonfirmasi terkait peristiwa itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan. Ganis mengaku menyayangkan tindakan warga.

"Iya. Tentunya kami sangat menyayangkan atas kejadian tersebut," terang Ganis, Minggu (11/7/2021).

Menurut Ganis, seharusnya masyarakat mendukung dengan kebijakan PPKM darurat. Sebab hal itu dilakukan demi kesehatan dan keselamatan bersama di tengah lonjakan pandemi COVID-19.

"Oleh karena itu kami mengharapkan agar masyarakat mendukung kebijakan Pemerintah Pusat terkait PPKM Darurat demi kesehatan dan keselamatan bersama," tandas Ganis.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww