Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
7 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Rio Ungkap Perjalanan Sebelum Gabung West Bandits Solo

Rio Ungkap Perjalanan Sebelum Gabung West Bandits Solo
Rabu, 07 Juli 2021 00:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Penggawa West Bandits Solo, Rio Disi, menjelma menjadi bintang baru di Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Namun, siapa sangka perjalanan karier Rio ternyata tidak mudah.

Rio memulai debut sebagai pebasket profesional pada IBL 2021. Akan tetapi, sebelumnya pebasket berusia 28 tahun itu pernah membela Aspac di Perbasi Cup 2016.

Rio juga tercatat pernah menjalani latihan bersama Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Akan tetapi, kesempatan bermain di IBL baru didapat saat bersama West Bandits Solo.

“West Bandits Solo itu menjadi wadah untuk saya. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan karena saya ingin main di IBL sejak dahulu,” ujar Rio.

Di musim perdananya, penampilan Rio tak mengecewakan. Ia berhasil membawa West Bandits Solo melaju hingga semifinal. Untuk catatan pribadi, Rio mendapat rataan 16,52 menit per gim. Ia juga membukukan 7,05 poin per gim.

“Pencapaian yang luar biasa, saya juga sampai nangis karena itu jadi pembuktian untuk West Bandits. Kami bisa membuktikan kalau kerja keras dan mau pasti bisa,” ujar Rio. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww