Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
17 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Apes Deh, Pria Ini Diperas Perempuan Teman Kencan Setelah VCS Pakai Aplikasi Tantan

Apes Deh, Pria Ini Diperas Perempuan Teman Kencan Setelah VCS Pakai Aplikasi Tantan
Ilustrasi kencan via Aplikasi pertemanan. (Foto: Internet)
Selasa, 06 Juli 2021 10:00 WIB
MALAYSIA - Seorang pria Malaysia menjadi korban pemerasan oleh perempuan teman kencan yang dikenal melalui aplikasi kencan.

Mereka melakukan panggilan video sambil sama-sama telanjang. Setelah itu sang perempuan mengancam akan menyebar video pria tersebut jika tak diberi uang.

Korban, berusia 24 tahun yang disembunyikan identitasnya, melaporkan pemerasan tersebut ke Kepolisian Distrik Brickfields, Kuala Lumpur, pada 2 Juli.

Dalam pemeriksaan diketahui pelaku meminta uang 3.000 ringgit atau sekitar Rp10 juta kepada korban.

Pertemuan keduanya bermula dari aplikasi Tantan, platform kencan asal China. Mereka lalu menindaklanjuti hubungan dengan berkomunikasi melalui Line. Dari situ mereka kerap melakukan panggilan video.

Dalam panggilan video berdurasi 4 menit, keduanya telanjang sambil melakukan aksi cabul.

Pada malam harinya, perempuan itu mengirim pesan yang memintanya mengirim uang 3.000 ringgit melalui nomor rekening.

Takut dengan ancaman itu, korban sempat mentransfer 500 ringgit ke rekening bank lokal yang terdaftar atas nama seorang pria.

Dari kejadian ini, kepolisian Brickfields meminta masyarakat untuk berhati-hati saat berhubungan dengan orang asing melalui aplikasi karena rentan menjadi korban penipuan. "Semua informasi penting dalam ponsel pribadi harus disimpan dengan benar," kata polisi, dikutip dari World of Buzz.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kuliner, Cendekia, Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww