Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
14 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
21 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Airlangga Minta Kader Golkar Ikut Atasai Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Airlangga Minta Kader Golkar Ikut Atasai Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto saat membuka Webinar. (foto: tangkap layar zoom, GoNews)
Senin, 05 Juli 2021 16:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memerintahkan seluruh kepala daerah yang berasal dari partainya untuk bersatu menangani pandemi Covid-19. Ia meminta kader untuk total mendorong kebijakan pemerintah pusat yang diterapkan di daerah. Hal ini demi menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19.

"Tugas daripada Partai Golkar dan seluruh kadernya adalah yang menjabat sebagai pimpinan DPRD di daerah maupun sebagai Bupati dan Wali Kota ataupun Gubernur, yaitu harus mendorong kebijakan pusat, dan kita satu langkah, kita satu upaya agar bangsa ini selamat dari pandemi Covid-19,” ujar Airlangga dalam sambutannya pada acara Executice Education Program for Young Political Leaders 2 yang diselenggarakan Golkar Institute, Senin (5/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini juga mengatakan, pemerintah pusat saat ini telah mengambil langkah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli 2021. Selain itu, kata Airlangga, Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 demi mewujudkan target Herd Immunity di tahun 2021.

"Maka vaksinasi ini di bulan Oktober ke atas itu diharapkan bisa mencapai 3 juta. Angka rata-rata sekarang masih di bawah 1 juta, namun dengan ketersediaan vaksin diharapkan ini bisa terus dilaksanakan," katanya.

Airlangga juga mengajak masyarakat untuk tetap membiasakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya meski sudah divaksinasi dua kali, masyarakat tetap butuh menjalankan kebiasaan normal baru.

"Pemerintah melihat bahwa ke depan kita masih harus bersama-sama menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Ini menjadi normal baru, walaupun sudah divaksinasi dua kali, tetap sampai kita mencapai herd immunity, baru kita bisa mengambil langkah-angkah yang berbeda," pungkasnya.

Untuk diketahui, Golkar Institute kembali menggelar program Executive Education Program For Young Political Leaders (program pendidikan bagi para pemimpin muda) untuk angkatan ke-2. Selama pendidikan singkat ini, peserta akan mempelajari geo politik, kebijakan publik, kepemimpinan, ekonomi indonesia, komunikasi politik, psikologi politik dan workshop tentang kampanye.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily dalam acara webinar program Executive Education Program For Young Political Leaders, Senin (5/7/2021).

Ace mengatakan, selama enam hari ke depan, para peserta akan mendapatkan pencerahan dari Narasumber reputasi Internasional, seperti Prof Kishore Mahbubani dari Singapura, Prof Eko Prasodjo, Prof Hamdi Muluk, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan para Kepala Daerah serta para politisi Senior yang memfasilitasi proses pembelajaran ini.

Ace yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI mengatakan, acara ini akan dilaksanakan pada 5-10 Juli 2021. Karena sedang diberlakukan PPKM darurat, maka acara dilangsungkan secara daring (dalam jaringan). "Acara pelatihan kali ini beda dengan sebelumnya. Kalau dulu secara offline. Sekarang sudah diberlakukan PPKM darurat. Jadi sepenuhnya dilaksanakan secara online,” tambahnya lagi.

Acara ini diikuti oleh 33 orang peserta secara terbatas. Ke-33 peserta ini merupakan hasil proses seleksi yang ketat dengan kriteria usia di bawah 40 tahun, aktif dalam organisasi kepemudaan atau NGO, memiliki kemampuan bahasa Inggris dan menuliskan esai. "Pendidikan angkatan kedua ini diikuti 33 orang. Ada yang dari anggota DPRD dan aktivis organisasi. Seluruh peserta ini juga dari berbagai daerah se-Indonesia," pungkas Ace.***

wwwwww