Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
17 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Lurah Gelar Hajatan saat PPKM, Anggota DPRD Depok: Jangan Cuma Habib Rizieq yang Dihukum!

Lurah Gelar Hajatan saat PPKM, Anggota DPRD Depok: Jangan Cuma Habib Rizieq yang Dihukum!
Petugas menyegel lokasi hajatan lurah di Depok. (Foto: Istimewa)
Minggu, 04 Juli 2021 17:32 WIB
JAKARTA - Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman mendesak agar Lurah Pancoranmas bisa diproses hukum karena nekat menggelar pesta pernikahan anaknya saat PPKM Darurat hari pertama diberlakukan, Sabtu (3/67/2021) kemarin.

Terkait kasus ini, Ikra pun mengungkit kasus eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab yang kini dijebloskan ke penjara gara-gara sempat menggelar hajatan pernikahan putrinya, Syafirah Najwa Shihab.

Ikra tak hanya mengkritisi seputar adanya hiburan tarian dan nyanyian yang tak memedulikan protokol kesehatan tapi juga heran dengan masih adanya sistem makan prasmanan di acara hajatan lurah tersebut.

Ikra menuturkan, hal yang luput dari pengamatan banyak orang adalah masih adanya gubug-gubugan yang biasa ditemui di acara hajatan. Padahal sesuai aturan PPKM darurat maupun peraturan yang dibuat oleh Pemkot Depok, saat hajatan tidak boleh ada makanan prasmanan.

"Mungkin banyak yang luput memperhatikan, itu ada gubug-gubugan, ini bagaimana? Jelas-jelas diatur bahwa tidak boleh ada makan prasmanan di acara hajatan. Makan ditaruh di nasi kotak dan dibawa pulang. Selesai. Masak kayak gini tak diperhatikan satgas dan juga camat? Lurah jangan yang mboten-mboten aja deh," kata Ikra, Sabtu kemarin.

Dirinya meragukan pengawasan yang dilakukan oleh Satgas, Camat dan segenap pihak terkait. "Pengawasan seperti apa? Lha wong ini ada makan prasmanan saja dibiarkan. Ini kan berarti sejak awal sudah direncanakan kan kalau dia mau gelar acara begini, ada kumpul-kumpul, ada makan bersama," tutur Ikra yang merupakan alumni Universitas Indonesia ini.

Dia juga meminta penetapan sanksi yang tegas untuk Lurah Pancoran Mas yang telah menggelar hajatan tanpa memedulikan protokol kesehatan.

"Jangan hanya Habib Rizieq Shihab saja yang dihukum karena menggelar acara pernikahan putrinya. Yang seperti ini juga harus mendapatkan hukuman yang sama. Hukum harus berlaku adil sama rata sama rasa," tegas Ikra.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww