Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
22 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
8 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Soal PPKM Darurat, Menpora Minta Klub Jangan Ambil Keputusan Sendiri

Soal PPKM Darurat, Menpora Minta Klub Jangan Ambil Keputusan Sendiri
Menpora Zainudin Amali saat berbincang dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 02 Juli 2021 11:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Klub-klub peserta Liga 1 2021-2022 diminta bisa menyesuaikan dan secepatnya berkoordinasi dengan PSSI dan juga  pengelola liga (PT LIB), terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, karena meningkatnya kasus Covid-19.

"Untuk klub-klub sepakbola yang sebagian besar di Pulau Jawa agar berkoordinasi dengan PSSI dan PT LIB jangan mengambil keputusan sendiri," kata Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers bersama awak media secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Sebelumnya, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, merilis informasi bahwa Liga 1 ditunda paling cepat hingga akhir Juli. Rencananya Liga 1 2021/2022 dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli mendatang diikuti Liga 2 pada dua pekan berikutnya.

Karena sedang berada di zona yang saat ini sedang menjadi perhatian serius, maka menjaga kedisiplinan prokes menjadi hal utama dan segera komunikasi dengan federasi harus dilakukan.

"Pemerintah tidak bisa menyuruh untuk bertahan atau meninggalkan tempat saat ini karena yang mengatur adalah ranahnya PSSI dan PT LIB," tegas Amali.

Demikian pula, untuk pelatnas basket (FIBA), Menpora menilai basket telah ada pengalaman sebelumnya, seperti kompetisi IBL yang menghadirkan peserta lebih banyak. "Sepanjang dia bisa menjaga prokes dengan ketat dan disiplin dan dengan sistem babel diterapkan itu dari pengalaman yang ada sih aman ya," katanya. ***

wwwwww