Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kampus

Pemindahan Ibu Kota Mau Dibahas Lagi, GG PAN: Beresin Dulu Nih Covid-19!

Pemindahan Ibu Kota Mau Dibahas Lagi, GG PAN: Beresin Dulu Nih Covid-19!
Desain Istana Negara di Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur. (gambar: ist./instagram jokowi)
Rabu, 30 Juni 2021 15:59 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus alias GG, meminta pemerintah untuk menunda pembahasan kembali pemindahan Ibu Kota Negara ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Alih-alih membahas kembali rencana pemindahan Ibu Kota, menurut politisi PAN ini, sebaiknya pemerintah fokus pada penanggulangan pandemi virus korona termasuk pemulihan ekonomi negara.

"Beresin dulu nih Covid! Kalau sudah beres Covid, diharapkan ekonomi kita akan bisa pulih dengan catatan penanganan Covid-19 ditangani dengan tepat. Lagipula payung hukumnya juga belum ada," kata GG PAN tertulis kepada GoNEWS.co, Rabu (30/6/2021).

Di aspek kesehatan, kata GG, hingga Selasa (29/6/2021) warga terkonfimasi positif sudah mencapai 2.156.456 kasus dengan penambahan sebanyak 20.467 kasus. Sementara di aspek ekonomi, pemerintah juga harus dihadapkan dengan 'tantangan' skema pengalokasian anggaran pembangunan infrastruktur di Ibu Kota baru senilai Rp466 Triliun.

"Sementara data yang di rilis Kemenkeu hingga Mei 2021 defisit APBN naik mencapai Rp219,3 triliun atau setara 21,78% dari target defisit tahun 2021 sebesar Rp1.006,4 Triliun. Angka ini juga setara dengan 1,32% dari PDB (produk domestik bruto). Artinya kondisi keuangan negara kita belum sehat," kata GG.

Sebelumnya, Guspardi mencatat, Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro menyatakan bahwa walaupun saat ini pemerintah masih memprioritaskan penanganan pandemi, perencanaan jangka menengah dan jangka panjang terkait pembangunan Ibu Kota negara baru harus tetap dijalankan.

"Langkah ini merupakan cara revolusioner Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pemerataan ekonomi," kata Juri, Senin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus
wwwwww