Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
6 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
13 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tim Satgas Covid MUI Sarankan Tempat Ibadah Tetap Buka, Arus Perjalanan yang Ditutup

Tim Satgas Covid MUI Sarankan Tempat Ibadah Tetap Buka, Arus Perjalanan yang Ditutup
Ketua Tim Peduli Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah. (foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Juni 2021 16:47 WIB
JAKARTA - Aturan penutupan tempat ibadah di DKI Jakarta diberlakukan selama PPKM mikro. Ketua Tim Peduli Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah mengatakan tempat ibadah harus tetap buka karena bisa menjadi tempat penyuluhan memutus mata rantai Covid-19.

"Kemarin ada isu supaya tutup tempat-tempat ibadah. Saya kira ini kurang tepat. Justru di sana tempat berkumpulnya masyarakat, harusnya dijadikan sentra bagi penyuluhan, edukasi, pendidikan untuk memutus rantai Covid-19. Sekarang ini kita nggak mungkin 'tok' dengan nasihat dan segala macam. Karena masyarakat sudah lama jenuh. Sekarang waktunya kita melakukan pendekatan pada Tuhan, tobat, minta ampun," ujar Ikhsan dalam diskusi virtual seperti disiarkan oleh Smart FM, Sabtu (26/6/2021).

Ikhsan menyarankan pemerintah menyediakan alat pelindung diri (APD) hingga memperketat protokol kesehatan di tempat ibadah, ketimbang menutupnya. Menurutnya, menutup tempat ibadah bukanlah langkah bijaksana.

"Di tempat-tempat ibadah diberikan sarana misal APD, persediaan ada hand sanitizer, masker, dan lain-lain. Yang hadir di sana itu diperketat gunakan protokol kesehatan. Sehingga di sana pun dilakukan sosialisasi. Jadi jangan mudah 'tutup saja'. Itu tidak bijaksana. Karena kita tidak tahu pandemi sampai kapan," tuturnya.

"Kalau semua tempat ibadah ditutup, terus gimana? Kalau penanganan tidak maksimal itu bahaya juga. Apa lagi di zona merah. Jadi masyarakat harus bahu membahu mengevaluasi," sambung Ikhsan.

Lebih lanjut, Ikhsan meminta pemerintah menutup akses keluar masuk Indonesia selama 14 hari. Ikhsan menyebut Indonesia sudah dilabeli oleh dunia sebagai negara dengan tingkat penularan tertinggi setelah India.

"Dan sekarang terutama yang mengkhawatirkan, tutup saja arus orang masuk dan keluar, baik pelabuhan udara maupun laut. 14 hari apa sih maknanya ketimbang kita nggak landai-landai COVID-19 nya? Kita sudah mendapat cap tertinggi penularan Covid di dunia setelah India," katanya.

Ikhsan khawatir label tersebut berdampak buruk bagi perekonomian dan wisata Indonesia. Dia juga menyinggung negara lain seperti Arab Saudi yang tidak kunjung membuka akses bagi warga Indonesia.

"Ini kan tidak baik buat ekonomi, wisata, mati semua nanti. Karena saya dengar Amerika sudah berikan travel warning untuk ke Indonesia. Saudi Arabia sampai sekarang belum buka akses warga Indonesia berkunjung ke sana untuk umroh," imbuh Ikhsan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww