Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Parlemen

Jokowi Didorong Reshuffle Menteri yang Sibuk Citrakan Diri untuk 2024

Jokowi Didorong Reshuffle Menteri yang Sibuk Citrakan Diri untuk 2024
Dir. Eksekutif Sulindo, Wempy Hadir (kanan bawah) dalam suatu webinar membahasa isu presiden 3 periode. (gambar: tangkapan layar)
Sabtu, 26 Juni 2021 13:12 WIB
JAKARTA - Peneliti politik, Wempy Hadir, meminta Presiden Jokowi untuk memanggil menteri yang sibuk mencitrakan diri untuk 2024. Itu, jika presiden betul-betul tak punya kepentingan di Pilpres 2024 termasuk soal dorongan 3 periode.

Dalam sebuah pernyataan, Wempy mengatakan, "Tegas kami harapkan presiden untuk melakukan teguran, bahkan juga pada titik reshuffle,".

Toh, menurut pria yang menjabat Direktur Eksekutif Sulindo (Survey Link Indonesia) itu, menteri-menteri yang sibuk menggalang dukungan untuk 2024 tak bisa cukup membantu presiden dalam menanggulangi pandemi.

Sejauh ini, Wempy belum menyebut siapa saja menteri yang Ia maksud.

"Tak etis menyebut nama," kata Wempy kepada GoNEWS.co, Sabtu (26/6/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Parlemen
wwwwww