Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Hadapi Varian Covid-19 Delta, Komisi IX: Prokes Harga Mati

Hadapi Varian Covid-19 Delta, Komisi IX: Prokes Harga Mati
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Juni 2021 14:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Masuknya varian baru covid-19 jenis delta yang berasal dari India menuai keprihatinan dari kalangan dewan. Terlebih, varian delta ikut menyasar kalangan anak-anak.

"Ya jadi keprihatinan bersama, ternyata varian delta sudah menjangkiti anak-anak kita, sehingga kita harus lebih menjaga aktifitas anak-anak kita," kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, melalui siaran pers yang diterima GoNews.co, Sabtu (26/6/2021).

Dia menjelaskan, varian delta menjadi peringatan bersama, terlebih di lingkungan keluarga untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan (peokes).

"Prokes itu harga mati dan hukum wajib untuk menangkal segala macam virus covid dengan segala mutasi dan variannya. Mau delta mau delta plus memang itu benar adanya dan sudah ada di Indonesia, nah untuk itu yang bisa menyelamatkan itu ya hanya diri kita sendiri dengan prokes," jelas Rahmad Handoyo.

Terlepas dari itu, politisi PDIP ini menegaskan, pemerintah pusat saat ini terus berupaya memerangi covid-19, termasuk varian delta dengan melakukan sejumlah langkah. Salah satunya, vaksinasi untuk anak.

"Pemerintah sendiri kan juga sudah mencoba mempertimbangkan anak-anak untuk divaksin yang di bawah 18 tahun. Ini langkah kita untuk pasang fungsi kuda-kuda bagaimana agar daya tahan tubuh dan imunitas anak diperkuat melalui vaksinasi," jelasnya.

"Ini juga jadi pekerjaan rumah bersama terutama orang tua untuk semakin memperhatikan aktifitas anak-anak, apalagi fungsi edukasi anak-anak masih kurang sehingga perlu kehati-hatian lebih agar tidak mudah terjangkit dengan menjaga imunitasnya," pungkasnya.***

wwwwww