Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ditanya Kapan Covid-19 di Indonesia Berakhir? Menkes Sebut Tergantung Masyarakat

Ditanya Kapan Covid-19 di Indonesia Berakhir? Menkes Sebut Tergantung Masyarakat
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Juni 2021 08:00 WIB
JAKARTA - Sudah satu tahun lebih pandemi Covid-19 merebak di Indonesia. Hingga kini kasus COVID-19 pun kembali meningkat, bahkan Kamis 24 Juni 2021 kasus harian Covid-19 di Indonesia mencatatkan angka tertinggi yakni 20.574 kasus.

Lantas pandemi Covid-19 di Indonesia berakhir? Terkait hal tersebut Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin angkat bicara. "Kemudian banyak yang tanya kapan pandemi ini akan berakhir. Sulit menjawab pasti kapan pandemi ini berakhir," kata Menkes dalam virtual press conference, Jumat 24 Juni 2021.

Lebih lanjut, Menkes menjelaskan pandemi Covid-19 ini bisa berakhir tergantung pada kepatuhan masyarakat Indonesia dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Karena setelah saya melihat pola pandemi ini semua bergantung pada kita. Berapa lama pandemi ini akan terus, ada tergantung pada kita. Berapa banyak kasusnya akan naik itu tergantung kita. Berapa banyak orang yang masuk rs tenaga kesehatan masuk rumah sakit itu juga tergantung kepada kita. Semakin kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, jangan berkerumun, rajin cuci tangan, pandemi ini akan semakin cepat berakhir," ungkap Menkes.

Perlu diketahui, sejumlah ahli sempat mengatakan bahwa virus corona atau Covid-19 mudah bermutasi. Hal ini tentu harus diwaspadai. Apalagi, mutasi Covid-19 sudah bermunculan, mulai dari varian yang berasal dari Inggris hingga yang terbaru dari India.

Para ahli mengungkap, varian baru Covid-19 ini berbeda dengan yang pertama kali muncul di Wuhan, China. Setiap variannya memiliki karakter berbeda-beda dan kini telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI sekaligus Guru Besar FKUI, Prof. Tjandra Yoga Aditama, bahkan menyebut, saat ini kemungkinan ada sekitar 200 varian baru dari Covid-19.

"Saat ini, mungkin ada sekitar 200 varian baru (Covid-19). Tapi 200 jenis varian baru itu didapat berdasarkan jumlah pemeriksaan whole genome sequencing yang terbatas," kata dia kepada VIVA.

Nah, beberapa waktu yang lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan daftar nama baru varian virus corona Sars-CoV-2 yang terdeteksi di berbagai negara.

Saat ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Jangan abaikan protokol kesehatan selalu lakukan 5M: Mamakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjauhi Kerumunan serta Membatasi Mobilitas.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww