Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
5 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Denny Siregar Bongkar Peran Jokowi Hajar Habib Rizieq dan Kelompok Anti Ahok

Denny Siregar Bongkar Peran Jokowi Hajar Habib Rizieq dan Kelompok Anti Ahok
Pegiat media sosial Denny Siregar. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Juni 2021 15:33 WIB
JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah memvonis Habib Rizieq Shihab dengan pidana penjara selama 4 tahun. Namun ternyata, ada peran Presiden Joko Widodo di balik vonis tersebut.

Hal itu seperti yang dibongkar oleh pegiat media sosial Denny Siregar. Dia menilai, Presiden Jokowi berperan dalam membungkam kelompok yang pernah bersatu memenjarakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.

Kelompok ini, Denny Siregar bilang, dibungkam dan dihajar habis-habisan oleh Jokowi dengan membubarkan organisasinya dan menangkap petingginya, yakni Habib Rizieq Shihab.

"Di sini yang berperan besar dalam menghajar kelompok garis keras dengan tokoh utama Rizieq Shihab ini adalah Presiden Jokowi," kata Denny Siregar dikutip kanal YouTube Cokro TV, Sabtu (26/6/2021).

Dia mengatakan, sewaktu Ahok didemo oleh sekian juta orang di Jakarta dan sejumlah daerah terkait tuduhan penistaan Agama, di saat itu Presiden Jokowi tidak bisa berbuat banyak.

"Banyak orang kecewa melihat Jokowi terdiam saja saat Ahok akhirnya terzalimi dan masuk penjara. Padahal situasi saat itu sangat berbahaya, salah sedikit saka negara bisa hancur karena provokasi orang-orang berbaju agama. Dan Jokowi tahu yang diincar adalah dirinya. Kursi jabatannya sebagai Presiden dan kasus Ahok dijadikan perantara," ungkap Denny Siregar.

Para pendukung Jokowi dan Ahok kecewa. Mereka menganggap Jokowi lemah menghadapi kelompok itu. Padahal tidak, menurut Denny, itu cara ampuh Jokowi. "Ketika situasi sudah tenang, Jokowi mulai menerapkan strategi pecah barisan. Satu persatu pentolan di kubuh 212 dengan berbagai kasus yang memang bagian dari kesalahan mereka sendiri," katanya.

"Dan yang terakhir adalah Rizieq Shihab sang Imam Jumbo yang akhirnya dihajar habis-habisan dan organisasinya dibubarkan," cetus Denny Siregar.

Adapun Habib Rizieq divonis 4 tahun penjara dalam kasus menyembunyi dan menyebar berita bohong terkait hasil swab covid-19 di Rumah Sakit Umi Bogor. Sementara kasus kerumunan di Petamburan saat acara pernikahan putrinya, Habib Rizieq divonis 8 bulan penjara. Dan kerumunan di Megamendung divonis denda Rp20 juta.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww