Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
3
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Home  /  Berita  /  Kuliner

Warga Filipina Diminta Memilih: Divaksin atau Dipenjara

Warga Filipina Diminta Memilih: Divaksin atau Dipenjara
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte memegang vaksin Covid-19 Sinovac gelombang pertama yang diterima negaranya, 28 Februari 2021 lalu. (foto: dok. ist./ap photo)
Selasa, 22 Juni 2021 11:22 WIB
MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte meminta warganya memilih antara bersedia divaksin atau dipenjara.

"Kalian pilih, vaksin atau saya akan memenjarakan kalian," kata Duterte dalam pidato yang disiarkan salah satu televisi, Senin, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (22/6/2021).

Channel News Asia melansir, Duterte meminta agar masyarakatnya mengerti bahwa negara itu tengah menghadapi krisis kesehatan. "Jangan salah paham! Ada krisis di negara ini,".

"Saya hanya jengkel dengan orang Filipina yang tidak mengindahkan pemerintah," tegasnya.

Pemberitaan menyebut, Filipina baru memvaksinasi penuh 2,1 juta orang dari target 70 juta orang tahun 2021. Negara itu, memiliki populasi sekira 110 juta penduduk.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kuliner
wwwwww