Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
4 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Jika Serapan Anggaran Tak Capai Target, Mentan Ancam Copot Eselon II

Jika Serapan Anggaran Tak Capai Target, Mentan Ancam Copot Eselon II
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Istimewa)
Selasa, 22 Juni 2021 06:00 WIB
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bakal mencopot jajaran eselon II jika serapan anggaran kementeriannya hingga Juli 2021 tak mencapai 40 persen. Hal tersebut ia sampaikan di hadapan anggota komisi IV DPR dalam rapat dengar pendapat (RDP), Senin (21/6).

"Juni ini kami akan coba paksakan. Juli tidak ada yang di bawah 40 persen. Pak Dirjen, Pak Kepala Badan, yang di bawah 40 persen kami ganti bapak eselon II-nya. Jadi sudah ada komitmen itu," ujar Syahrul.

Serapan anggaran Kementerian Pertanian per 18 Juni 2021 sendiri baru mencapai 23,95 persen dari pagu Rp19,80 triliun. Ia menargetkan realisasi tersebut meningkat hampir dua kali lipat pada akhir bulan ini dengan upaya percepatan kontrak pengadaan.

"Dengan pertimbangan outstanding kontrak Rp1,75 triliun dan upaya percepatan yang sedang kami lakukan, akhir Juni 2021 realisasi anggaran kami targetkan mencapai 40 persen," tuturnya.

Syahrul menyatakan percepatan realisasi anggaran juga akan terus dilakukan agar pada Agustus 2021 kementeriannya dapat meningkatkan serapan lebih signifikan.

"Catatan yang ada sampai hari ini sebenarnya sudah di atas 30 persen. Tepatnya itu 31,2 persen, tetapi 40 persen harus dicapai pada bulan Juli sebelum masuk Agustus," jelasnya.

Syahrul juga menyampaikan pihaknya tengah mengevaluasi izin usaha pertanian (IUP) di semua daerah yang tak memiliki progress signifikan.

"Ada seribu lebih izin usaha pertanian yang selama ini sudah keluar di hampir semua daerah kabupaten, saya usulkan untuk dicabut, sudah lewat 5 tahun tidak ada pergerakan di sana," tandasnya.

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Pasar & Niaga
wwwwww