Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
20 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
22 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
4
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Massa Bonek

Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Massa Bonek
Massa bonek yang memenuhi jalan di Surabaya dibubarkan polisi. (Foto: Detik.com)
Jum'at, 18 Juni 2021 16:32 WIB
JAKARTA - Massa bonek yang memenuhi jalan di Surabaya merayakan ultah Persebaya coba dibubarkan polisi. Akibatnya kericuhan terjadi. Flare, bakar ban, dan tembakan gas air mata mewarnai kericuhan.

Dilansir GoNews.co dari detikcom, Jumat (18/6/2021), massa bonek dari segala penjuru jalan mempunyai satu tujuan yakni ke Stadion Tambaksari. Namun jalan menuju stadion telah diblokade polisi dari setiap ruas jalan menuju ke arah sana.

Rombongan bonek yang ada di jalan pun juga coba dibubarkan polisi. Seperti yang ada di jalan seputaran SMA komplek. Massa bonek coba dipecah dan disuruh putar balik.

Massa bonek yang berhasil lolos akhirnya tertahan di ruas jalan menuju Stadion Tambaksari seperti di Jalan Ngaglik, di Jalan Kapas Krampung, dan Jalan Tambakrejo. Mereka dihadang barikade polisi yang berbaris berjajar.

Di Jalan Ngaglik, massa bonek sempat menyalakan flare dan membakar ban. Polisi mereaksinya dengan membubarkan massa menggunakan tembakan gas air mata. Massa bonek membalas dengan melempar batu. Ricuh pun tak terhindarkan.

Setelah mulai kondusif, massa bonek mulai memenuhi jalan lagi. Namun mereka tak berulah lagi. Mereka duduk dan berdiri berkumpul sambil menyanyikan lagu-lagu dan yel-yel Persebaya sambil mengibarkan bendera Persebaya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Mimbar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww