Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
20 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gelar Profesor Kehormatan untuk Bu Mega Kebanggaan Keluarga Besar PDIP

Gelar Profesor Kehormatan untuk Bu Mega Kebanggaan Keluarga Besar PDIP
Jum'at, 11 Juni 2021 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Hari ini, Presiden RI kelima resmi menyandang gelar Profesor Kehormatan Guru Besar tidak tetap Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, no 33271/MPK.A/KP.05.00/2021.

Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, gelar untuk Megawati itu merupakan sebuah kebanggaan bagi keluarga besar PDIP.

"Pemberian gelar profesor ini sesuai keputusan Mendikbudriste. Kami mengucapkan terimakasih, ini bukan hanya suatu kehormatan bagi Ibu Megawati Soekarnoputri tetapi juga bagi keluarga besar PDI Perjuangan," kata Hasto di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jumat (11/6)

Terkait materi orasi ilmiah Megawati, Hasto menegaskan pemimpin harus memiliki semangat keberpihakan bagi rakyat kecil (wong cilik).

"Tadi Ibu banyak mengungkap kepemimpinan strategis itu punya watak pembebasan, keberpihakan kepada wong cilik dan punya tanggungjawab bagi masa depan bangsa dan negara," ujar politikus asal Yogyakarta ini.

Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan, Megawati lewat ilmu kepemimpinannya memang menyiapkan pemimpin untuk bangsa dan negara.

"Kalau kita lihat kepemimpinan strategik Ibu Megawati Soekarnoputri memang punya orientasi menyiapkan kader-kader pemimpin, tidak hanya bagi 2024 yang akan datang tetapi juga kelangsungan bangsa dan negara dengan jati diri bangsa," pungkas Hasto.

Diketahui, sejumlah pejabat negara hadir dalam pengukuhan gelar Profesor Kehormatan untuk Megawati, antara lain: Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menhan Prabowo dan sejumlah menteri kabinet Indonesia maju lainnya. Hadir juga kepala staf TNI dari tiga matra. ***

wwwwww