Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 1,902 Triliun untuk Pelaksanaan Pemilu 2024

Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 1,902 Triliun untuk Pelaksanaan Pemilu 2024
Mendagri Tito Karnavian. (FotoL Humas Kemendagri)
Rabu, 09 Juni 2021 18:12 WIB
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajukan anggaran Rp 1,902 triliun untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 ke DPR.

Mendagri Tito Karnavian pun menjelaskan rincian penggunaan anggaran itu. "Untuk menyiapkan anggaran dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilu Pilkada serentak 2024, berkaitan dengan hal tersebut mohon dukungan dari DPR RI, agar kebutuhan anggaran lebih kurang sebesar Rp 1,902 Triliun dapat disetujui dan diakomodir dalam pagu anggaran Kemendagri tahun 2022," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam rapat kerja bersama komisi II, di DPR, Rabu (9/6/2021).

Tito mengatakan, jumlah ini merupakan hasil koordinasi antara Kemendagri, KPU, Bawaslu dan lembaga terkait. Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada 23 Maret 2021.

Anggaran Rp 1,9 Triliun nantinya akan dibagi dalam beberapa kelompok. Untuk Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) dialokasikan dana Rp 1,6 Triliun.

"Adapun rinciannya untuk Dirjen Polpum sebesar Rp 1,6 Triliun, mulai dari pengembangan teknologi informasi pelayanan publik yang terintegrasi, kemudian seleksi penyelenggara komisioner KPU Bawaslu, gerakan atau kampanye partisipasi masyarakat sukses pemilu serentak 2024. Kemudian forum komunikasi politik dalam rangka untuk mendukung suksesnya pemilu serentak dan lain-lain," kata Tito.

Anggaran untuk Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Adwil), sebesar Rp 5,3 Miliar. Jumlah ini untuk pemetaan daerah rawan konflik hingga masalah keamanan pandemi COVID-19.

"Untuk Ditjen Adwil, sebesar Rp 5,3 Miliar untuk koordinasi peningkatan peran Camat dalam rangka kelancaran tahapan penyelenggaraan pemilu, pemetaan daerah rawan konflik, pemetaan daerah rawan gangguan ketentraman ketertiban umum, termasuk masalah keamanan dari pandemi COVID-19," tuturnya.

Sementara untuk Ditjen Dukcapil, dialokasikan dana Rp 282 Miliar. Anggaran ini untuk melakukan pengembangan sistem sinkronisasi data kependudukan dan data pemilih, hingga menyiapkan data penduduk potensial pemilih.

"Untuk Dukcapil sebesar Rp 282 Miliar antara lain untuk pengembangan sistem sinkronisasi data kependudukan dengan sistem data pemilih atau Sidalih, penyiapan data penduduk potensial pemilih atau DP4, fasilitasi pencatatan perubahan kewarganegaraan, percepatan penyelesaian perekaman pencetakan KTP elektronik," kata Tito.

Dia berharap, pemilu serentak 2024 dapat berjalan secara aman dan demokratis. Tidak hanya itu, tingkat partisipasi pemilih juga diharapkan terus meningkat.

"Kita harapkan pemilu serentak yang mungkin pertama kali di tahun yang sama, antara Pilpres Pileg nasional, daerah, serta para kepala daerah ini dapat betul-betul berlangsung aman dan dalam suasana yang demokratis dan tentu kita harapkan partisipasi pemilih juga tinggi," ujar Tito.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww