Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Transaksi Harian Tembus Rp 1,7 T, RI Bakal Punya Bursa Resmi Uang Kripto

Transaksi Harian Tembus Rp 1,7 T, RI Bakal Punya Bursa Resmi Uang Kripto
Ilustrasi Bitcoin. (Foto: istimewa)
Selasa, 01 Juni 2021 15:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan bursa komoditas uang kripto Indonesia akan terbentuk paling lambat akhir tahun ini. Pembentukan bursa diatur Kemendag melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, Indonesia akan menjadi negara pertama di dunia yang memiliki bursa resmi uang kripto.

"Kalau (bursa) ini jadi dibuat di akhir tahun ini, Indonesia akan jadi negara pertama yang bursanya akan diatur pemerintah. Kalau negara lain tidak ada, di Amerika masih dipegang swasta, di Tiongkok bahkan dilarang," katanya dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (31/5/2021) kemarin.

Jerry menegaskan, pembentukan bursa uang kripto oleh negara ini dilakukan karena arus transaksinya selama ini sangat besar. Sayangnya lebih banyak lari ke luar negeri.

Berdasarkan data Bappebti, transaksi harian dari uang kripto mencapai Rp 1,7 triliun. Jika ini diatur, menurutnya akan menguntungkan Indonesia termasuk bagi kas negara.

"Ini sangat potensial dan bagaimana sumber ini bisa digunakan jadi masukan ke negara dan hal-hal lain. Dan kita bangga kalau komoditasnya banyak, kenapa mainnya di luar? Kenapa tidak di Indonesia?" ujar Jerry.

Dia juga menegaskan jika uang kripto merupakan komoditas, bukan mata uang seperti rupiah. Karena itu, kebijakannya ada di Kemendag, bukan di Bank Indonesia.***

wwwwww