Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
7 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
14 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Demokrat Minta Pimpinan DPR Desak Jokowi Turun Tangan soal Haji

Demokrat Minta Pimpinan DPR Desak Jokowi Turun Tangan soal Haji
Anggota Fraksi Partai Demokrat, Achmad dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Senin (31/5/2021), saat meminta Pimpinan DPR RI yang diketuai Puan Maharani untuk mendesak Jokowi soal haji. (gambar: tangkapan layar video publikasi dpr ri)
Selasa, 01 Juni 2021 13:30 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi Demokrat DPR RI, Achmad, menyarankan agar pemerintah mendesak produsen vaksin Sinovac untuk mengurus mengurus sertifikasi di organisasi kesehatan dunia, WHO, agar keberangkatan jamaah haji Indonesia tak terkendala.

Hal tersebut disampaikan Achmad kepada pimpinan DPR RI dalam Rapat Paripurna legislator yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Senin. Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Achmad mengungkapkan, yang diakui pemerintah Arab Saudi saat ini adalah vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Moderna. Sedangkan Sinovac, belum.

"Karena musim haji diperkirakan berlangsung pada bulan Juli dan vaksin jamaah haji Indonesia menggunakan vaksin Sinovac maka kami menyarankan pemerintah Indonesia agar mendesak produsen Sinovac agar mengurus sertifikasinya ke WHO," kata Achmad sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (1/6/2021).

Achmad menjelaskan, musim haji kali ini Arab Saudi hanya membuka kuota sebanyak 60.000 jamaah dan 42 ribu untuk jamaah dari luar Saudi Arabia. Di tengah ketidakpastian, kata Achmad, Indonesia masih termasuk 20 negara yang dilarang untuk masuk ke Saudi Arabia.

"Melalui pimpinan, Kami mengharapkan pimpinan mendesak Presiden Jokowi agar mengurus masalah haji ini. Tidak cukup Menteri Agama dalam mengurus persoalan ini. Karena kita adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, ketika pemerintah tidak serius lalu apa kata dunia?" tegas Achmad.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Balai Kota
wwwwww