Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Ketangguhan Satria Muda Diakui Ebos

Ketangguhan Satria Muda Diakui Ebos
Senin, 31 Mei 2021 23:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih West Bandits Solo, Raoul Miguel Hadinoto, mengakui Satria Muda Pertamina lebih tangguh saat mengalahkan pasukannya pada laga kedua babak semifinal Indonesia Basketball League (IBL) 2021 di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading Jakarta Utara, Minggu 30 Mei 2021.

“Satria Muda memang layak menang dan masuk final. Kami coba meredam, tetapi postur mereka lebih tinggi. Kali ini size matter,” kata Ebos, sapaan Raoul pada sesi wawancara secara virtual seusai pertandingan.

Kapten tim Widyanta Putra Teja meski kecewa mengakui ketangguhan Satria Muda. “Saya memang kecewa. Target tim memang masuk play off, tetapi saya punya target pribadi lebih tinggi,” aku Widy.

“Dengan segala kekurangan, saya kira hasil kami sudah cukup bagus bisa melangkah sampai ke empat besar. Tahun depan harus lebih baik lagi, paling tidak bertahan di posisi empat besar,” ujar Ebos.

Widy sependapat. “Masih banyak yang harus kita perbaiki untuk tahun depan, baik dari faktor teknik maupun manajemen. Pengalaman pada tahun pertama ini harus menjadi acuan untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Apresiasi patut diberikan kepada West Bandits, tim pendatang baru yang membuat kejutan hingga melangkah ke babak semifinal. Jika terus berada pada arah yang tepat, West Bandits akan menjadi kekuatan berbahaya. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww