Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

KPAI Kecam Pelibatan Anak-anak Saat Aksi Dukung Firli KPK

KPAI Kecam Pelibatan Anak-anak Saat Aksi Dukung Firli KPK
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) saat menggelar konferensi pers di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia)
Sabtu, 29 Mei 2021 22:42 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati menyebut pelibatan anak-anak dalam demonstrasi adalah hal yang tak bisa dibenarkan.

Hal ini merespons aksi mendukung Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri pada Jumat (28/5) yang digelar di depan kantor lembaga antirasuah itu. Dia mengecam aksi tersebut lantaran membawa-bawa anak di bawah umur. "Pelibatan anak di demo itu hal yang tidak dibenarkan," kata Rita melalui pesan suara, Sabtu (29/5).

Dia menyebut siapapun pihak yang melibatkan anak-anak dalam politik, yakni dalam demonstrasi itu harus diusut dan ditindak sesuai aturan hukum lantaran telah menyalahi UU Perlindungan Anak.

"Siapapun yang melibatkan anak di politik jadi PR besar untuk ditindak siapa orang yang di balik demo melibatkan anak ini," katanya.

Dilansir GoNews.co dari CNNIndonesia.com, sejumlah orang yang terlibat aksi mendukung keputusan Firli Bahuri memecat 51 pegawai KPK terlihat masih duduk di bangku SMP dan mengaku dibayar untuk ikut aksi. Sementara yang lain, tampak sudah cukup tua.

Damar misalnya, bagian dari kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mengaku tidak mengetahui kenapa ia mengikuti demo.

Damar merupakan kelas 3 SMP. Ia mengaku diajak pamannya untuk ikut demo. Damar juga mengaku akan mendapatkan bayaran, meskipun tidak tahu nominal yang akan ia terima. "Katanya sih dibayar. Enggak tahu (nominal bayarannya)," kata Damar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww