Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
24 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
15 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
13 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kuliner

Israel Bersedia Damai dengan Palestina tapi...

Israel Bersedia Damai dengan Palestina tapi...
Perang udara lintas batas menyebabkan kebakaran di utara Kota Gaza, bersamaan dengan tembakan roket dari Gaza menuju Israel. (foto: ist./getty)
Senin, 17 Mei 2021 13:17 WIB
CANBERRA - Duta Besar Israel untuk Australia, Jonathan Peled mengatakan, negaranya tidak dapat bernegosiasi dengan Hamas. Negaranya ingin merundingkan perdamaian dengan Palestina tetapi Hamas tidak bisa menjadi bagian dari persamaan itu.

Peled mengungkapkan, keengganan Israel berdamai dengan Hamas lantaran Hamas menyerukan kehancuran negara Israel.

Peled tak menampik bahwa polisi Israel kadang bersikap tegas, tapi apa yang terjadi Al Aqsa pada Ramadan-yang disebut sebagai pemicu ketegangan kali ini-bukan juga sebuah tindakan brutal. Dan peristiwa di rumah ibadah tersebut, "Sama sekali tidak membenarkan atau memberikan alasan apa pun untuk Hamas memiliki 3.000 roket yang sekarang sedang diluncurkan ke Israel,".

"Bagaimana Anda bisa bernegosiasi dengan seseorang yang mereka hanya ingin membunuh Anda? Saya tidak bisa bernegosiasi dengan Anda," kata Peled sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Sky News, Senin (17/5/2021).

“Anda tidak bernegosiasi dengan seseorang yang tidak mau bernegosiasi dengan Anda, yang tidak menerima keberadaan Anda dan menyerukan kehancuran Anda. Anda tidak dapat bernegosiasi dengan orang seperti itu," Ia menegaskan.

Menurut Peled, Hamas adalah organisasi teroris brutal yang mengambil alih Gaza pada 2007 dan menganiaya penduduknya sendiri.

"Hamas menargetkan warga sipil, Israel menargetkan teroris, itulah perbedaan besar di antara kami. Hamas menggunakan anak-anak untuk melindungi misil mereka, kami menggunakan rudal kami untuk melindungi anak-anak kami. Itulah perbedaannya," kata Peled.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kuliner
wwwwww