Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
21 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
8 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
24 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
4
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Waspada Modus Liquid Sintetis, KIPAN Pekanbaru Dukung Sikap Tegas Kapolri Tertibkan Vape
5
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
7 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Banjir TKA China, Saiful Anam: Rezim Jokowi Sedang Berbalas Budi

Banjir TKA China, Saiful Anam: Rezim Jokowi Sedang Berbalas Budi
WN China tiba di Indonesia dengan lion Air. (foto: Istimewa)
Rabu, 12 Mei 2021 18:21 WIB
JAKARTA - Mudahnya ratusan warga negara asing (WNA) asal China masuk ke Indonesia di saat masyarakat dilarang mudik disinyalir sebagai bentuk balas budi pemerintah Indonesia kepada China.

Disampaikan pakar politik dan hukum Saiful Anam, hal itu terlihat dengan sikap pemerintah Indonesia yang terkesan memberi perlakuan istimewa kepada WNA asal China yang datang.

"Pemerintah seperti sangat memanjakan China di Indonesia, buktinya WN China dapat leluasa masuk ke Indonesia di tengah WNI dilarang mudik, bahkan untuk melakukan mudik lokal antar kabupaten/kota," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/5).

Menurut Saiful, sikap rezim Jokowi tersebut bisa menjadi bagian balas budi karena sudah menikmati bantuan infrastruktur maupun berbagai macam pinjaman dari China.

"Indonesia sedang tersandera dengan utang, terlebih lagi vaksin yang beredar di Indonesia lebih banyak berasal dari China, sehingga Indonesia sulit menolak apa yang dilakukan China ke Indonesia, termasuk kedatangan WN China di Indonesia," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww