Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
6
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
14 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Kemenpora Fokus Terhadap Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan Indonesia

Kemenpora Fokus Terhadap Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan Indonesia
Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah. (Foto: kemenpora.go.id)
Senin, 10 Mei 2021 20:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pemuda menjadi salah satu andalan untuk menggerakan kembali ekonomi indonesia sesuai program prioritas arahan Presiden Joko Widodo dimana tahun 2022 mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Makanya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus fokus terhadap pemberdayaan pemuda Indonesia.

Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah menyampaikan Kemenpora memiliki lima program prioritas. Dari kelima ini, yang terkait kepemudaan ada di program prioritas kedua dan ketiga.

"Kemenpora punya lima program prioritas. Program prioritas terkait dengan kepemudaan terdapat pada progam prioritas kedua dan ketiga. Progam prioritas kedua, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan," ujarnya.

Menurutnya, sesuai arahan rapim sebelumnya, ada empat Program Deputi Pemberdayaan Pemuda TA 2022. Pertama, Koordinasi dengan K/L terkait untuk penghitungan Indeks Pembangunan Pemuda dalam 5 domain. "5 domain ini seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, ketengakerjaan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, gender dan diskriminasi," katanya.

Kedua, dukungan untuk pencegahan pemuda dari bahaya narkoba. Ketiga, kegiatan peningkatan persentase pemuda (16-30 tahun) mendukung domain partisipasi dan kepemimpinan. Keempat, angka kesakitan pemuda, kegiatan yang mengintervensi domain IPP khususnya domain kesehatan dan kesejahteraan.

Ia juga mengatakan bahwa perjanjian kerja tahun 2022 Kemenpora sesuai sasaran strateginya adalah meningkatnya peran aktif pemuda dalam pembangunan. Terwujudnya kapasitas kelembagaan dan koordinasi strategis lintas pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan pelayanan kepemudaan yang berkualitas
dan terintegrasi.

Selanjutnya, masih katanya, meningkatnya kebugaran masyarakat dan peningkatan prestasi olahraga di tingkat regional dan internasional dan meningkatnya manajemen tata kelola kelembagaan yang baik dan bersih.

Selain itu, ia juga menjelaskan sasaran program tercapainya pemuda yang berideologi pancasila, berkarakter, berbudaya, dan berwawasan kebangsaan. "Ada tiga kegiatan untuk mencapai sasaran pemuda yang berideologi pancasila, berkarakter, berbudaya, dan berwawasan kebangsaan. Pertama, implementasi NSPK. Kedua, koordinasi/sinkronisasi dan ketiga, bimtek/supervisi/fasilitasi," ucapnya.

Diakhir paparanya, Faisal, mengatakan bahwa untuk mengurangi pengangguran pemuda. Kemenpora bersinergi dengan K/L (Dikbud, Naker, Perindustrian, Luar Negeri, BUMN, Keuangan, Kop & UKM, Pemda).Membangun jaringan dengan industri untuk mendapatkan peluang lapangan kerja baru. Berikutnya, menyediakan fasilitas pendidikan sesuai peluang lapangan kerja baru. Goverment fund yang diberikan kepada perusahaan yang membuka lapangan kerja baru (insentif). ***

wwwwww