Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  Parlemen

Pengamat: Demokrat dan PKS sebaiknya Sambut Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo dan La Nyalla Mattalitti

Pengamat: Demokrat dan PKS sebaiknya Sambut Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo dan La Nyalla Mattalitti
(Dari kiri) Gatot Nurmantyo, La Nyalla Mattalitti, Rizal Ramli. (foto: ist. via instagram lanyalla)
Sabtu, 08 Mei 2021 20:45 WIB
JAKARTA - Pengamat Komunikasi dari Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyebut, pertemuan Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, La Nyalla Mattalitti dan beberapa kekuatan oposisi sudah pasti bernuansa politis.

"Setidaknya ada upaya menghimpun kelompok oposisi untuk mengoreksi pemerintahan Jokowi," kata Jamil tertulis kepada GoNEWS.co, Sabtu (8/5/2021).

Menurut Jamil, adanya kesadaran memperkuat kelompok oposisi tentu menggembirakan. Sebab, saat ini oposisi yang diperankan Partai Demokrat dan PKS belum cukup kuat untuk 'melawan' kekuatan raksasa partai pendukung pemerintah.

Dengan bersatunya kelompok oposisi, dengan sendirinya menambah amunisi bagi Partai Demokrat dan PKS untuk bersama-sama mengkritisi pemerintah, kata Jamil. Hal ini tentunya akan lebih menyehatkan demokrasi di Indonesia yang belakangan tampak 'meriang'.

"Kalau semua kekuatan oposisi bersatu, ada kemungkinan terbentuknya poros baru pada Pilpres 2024. Namun untuk sampai ke sana tampaknya banyak jalan terjal yang merintanginya," kata Jamil.

Jamil berharap, kehadiran Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, La Nyalla Mattalitti dan beberapa kekuatan oposisi dapat memperkuat poros oposan. "Partai Demokrat dan PKS, selayaknya merespon kehadiran mereka dengan tangan terbuka,".

Sebelumnya, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, La Nyalla Mattalitti dan beberapa kekuatan oposisi dikabarkan bertemu di Sekolah Insan Cendekia Madani, Serpong pada Jumat (7/5/2021) malam.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Parlemen
wwwwww