Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Binawidya

Harga Beberapa Komoditas akan Naik, Kata Mendag

Harga Beberapa Komoditas akan Naik, Kata Mendag
Mendag RI, Muhammad Lutfi usai mengunjungi Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Selasa (6/4/2021). (gambar: ist./tangkapan layar video kemendag ri)
Rabu, 07 April 2021 06:35 WIB
JAKARTA - Mendag RI (Menteri Perdagangan Republik Indonesia) Muhammad Lutfi mengungkapkan, harga beberapa komoditas akan naik secara signifikan lantaran pertumbuhan ekonomi baru dari permintaan yang terjadi di masa pandemi dan setelah pandemi.

"Indonesia akan memasuki periode supercycle, dimana harga beberapa komoditas akan naik secara signifikan, terutama komoditas dasar," kata Mendag dalam pernyataan pers yang dikutip GoNews.co, Rabu (7/4/2021).

Lansiran Antaranews.com menyebut, beberapa komoditas yang harganya naik dalam periode supercycle tersebut adalah minyak bumi, gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), bijih besi, dan tembaga.

"Ini bukan kali pertama Indonesia menghadapi periode supercycle. Beberapa tahun lalu, Indonesia telah mengalaminya dan seperti periode sebelumnya, periode supercycle kali ini diharapkan juga akan membawa keberuntungan dan dampak positif bagi perekonomian Indonesia," ujar Mendag.

Untuk diketahui, selain akan menghadapi supercycle tersebut. Rakyat Indonesia-setidaknya di Jakarta, Depok, dan Padang- tengah menghadapi tingginya harga beberapa barang pangan di pasar. Penelusuran GoNews.co dua pekan lau menemukan, harga cabe rawit merah sempat tembus Rp140 ribu/Kg di Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Palmerah, meski saat ini turun menjadi kisaran Rp70 ribuan. Ini juga dialami masyarakat Depok. Harga Daging di kedua kedua pasar tersebut juga sempat tinggi, ditambah langkanya daging sapi lokal, dan harga ayam potong juga sempat tembus Rp35 ribu/ekor dari biasanya Rp27 ribu/ekor menurut pengakuan pedagang.

Dalam sebuah video resmi yang dilihat GoNews.co pada Rabu dini hari, Mendag telah menemukan sendiri kenaikan harga ecer bahan pokok di salah satu pasar tradisional. Bahan pokok yang didapati mengalami kenaikan harga adalah gula dan minyak goreng.

"Yang agak tinggi itu adalah minyak goreng," ujar Mendag Lutfi usai meninjau Pasar Raya Padang, Sumatera Barat pada Selasa (6/4/2021).

Penyebab tingginya hara minyak goreng, Lutfi menjelaskan, karena tingginya harga CPO (crude palm oil) atau minyak sawit mentah yang memang sedang meninggi. Harga CPO yang biasa di kisaran 600 - 700 dolar Amerika Serikat, tembus di atas 1000 dolar AS per hari Selasa. Tapi, kata Lutfi, "Bapak dan Ibu juga harus ingat, ini adalah ekspor terbesar Indonesia untuk CPO,".

Dalam kunjungan ke Pasar Raya Padang itu, Mendag juga sekaligus meninjau Fase VII Pasar Raya Padang yang rencananya akan direvitalisasi pasca terdampak gempa 2009 silam.

"Saya janjian dengan Pak Wali (Wali Kota Padang, red) dan berkomitmen untuk membereskan pasar Fase VII Kota Padang ini. Saya kembali setelah Idul Fitri," janji Lutfi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Pasar & Niaga, Binawidya
wwwwww