Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
11 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Mabes Polri Diserang, Ini Pesan Presiden

Mabes Polri Diserang, Ini Pesan Presiden
Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/4/2021). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Kamis, 01 April 2021 12:16 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menanggapi aksi terorisme Rabu sore di Mabes Polri. Ia mengimbau masyarakat Indonesia untuk tenang, waspada, dan menjaga persatuan.

Presiden Jokowi juga mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (1/4/2021), sebagaimana disaksikan GoNews.co di saluran YouTube Setpres.

Seperti diberitakan, Markas Besar Polri di Jakarta, diserang seorang perempuan pada Rabu (31/3/2021). Perempuan dengan pistol di tangan itu, tewas dilumpuhkan polisi.

Dari hasil identifikasi diketahui pelaku teror di Mabes Polri itu berinisial Z (26). Polri menyebut pelaku beridiologi radikal ISIS.

Serangan ke Mabes Polri ini terjadi 4 hari setelah insiden bom meledak di Gereja Katedral, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (29/3/2021). Pelaku bom diri disebut sebagai pasangan suami istri yang baru saja menikah.

Sebagai pengingat, Mabes Polri juga pernah mengalami serangan serupa sebelumnya. Dua orang terduga teroris dilaporkan menyerang Mabes Polri pada Rabu, (31/3/2018) silam. Baku tembak terdengar di kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.35 sore, sebagaimana dilansir en.tempo.co.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota
wwwwww