Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Pembangunan Pedesaan harus Digesa

Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Pembangunan Pedesaan harus Digesa
Ilustrasi pembangunan jalan desa. (Foto: Istimewa)
Rabu, 17 Februari 2021 14:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pembangunan pedesaan bisa dilakukan secara masif dan inovatif. LaNyalla yakin pembangunan desa akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Bagi LaNyalla, konsep pembangunan Indonesia sentris atau pembangunan merata se-Indonesia, harus menyentuh desa, dengan mengoptimalkan dana desa dan APBD daerah.

Baca juga : Ini Ketentuan Agar Posko Desa dan Kelurahan Dapat Berjalan Efektif
"Kita berharap hadirnya desa-desa yang inovatif, yang mampu mengembangkan potensinya. Pembangunan pedesaan harus dilakukan masif dan inovatif," kata LaNyalla di Surabaya dalam rangkaian reses di Jawa Timur, Selasa,(16/02/2021)

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu menambahkan, ada dampak positif jika pembangunan ekonomi masyarakat dimulai dari desa.

"Apa itu? Karena sebagian besar pelaku usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM) serta sektor pertanian, peternakan dan lainnya terdapat di desa. Dan hal ini berpotensi menjadi besar jika pemerintah desa mengembangkannya dengan serius," ujarnya.

Apalagi di masa pandemi ini, sebisa mungkin terjadi penurunan angka urbanisasi, mengingat potensi pekerjaan di kota juga menurun.

Sebagai langkah pengembangan, LaNyalla mengimbau pemerintah desa membuka peluang kerja sama dengan para pihak, baik BUMN/BUMD atau Swasta untuk pengembangan UMKM.

"Pemerintah desa dapat bekerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan produksi-produksi UMKM dan mikro. Contohnya program Desa Brilian yang digagas BRI. Dengan kerjasama ini, produk UMKM akan memiliki pasar yang lebih luas. Berarti keuntungan yang akan didapat juga lebih tinggi," ujarnya,

Tidak itu saja, senator asal daeeah pemilihan Jawa Timur ini juga mengatakan perlunya literasi atau dukungan pengetahuan dan informasi bagi pelaku usaha mikro.

"Pelaku usaha mikro harus kaya literasi dan pengetahuan. Karena, dengan literasi dan pengetahun yang didapat, mereka dapat membuat inovasi-inovasi produk yang berkesinambungan. Para pelaku harus memiliki mitra yang dapat dijadikan inspirasi," katanya.

Ketua DPD RI itu pun mengajak para kepala desa untuk kreatif mengembangkan produktivitas melalui pengembangan UMKM dan sektor pertanian di desa-desa.

"Apalagi sekarang banyak kepala desa yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan jaringan yang cukup luas," pungkasnya.***

wwwwww