Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Anggota MPR RI: Perlu Narasi Baru untuk Menghidupkan Pancasila

Anggota MPR RI: Perlu Narasi Baru untuk Menghidupkan Pancasila
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat), Willy Aditya (kanan) dalam Unusida, Jawa Timur, Sabtu (13/2/2021). (foto: ist.)
Sabtu, 13 Februari 2021 15:58 WIB
SIDOARJO - Anggota MPR RI (Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia), Willy Aditya, menyampaikan pentingnya literasi dan narasi dari nilai-nilai kebangsaan dihidupkan kembali. Kampus bisa memulai gerakan demikian.

"Kita sudah terlalu lama, menyaksikan metode sosialisasi Pancasila. Namun yang kita lihat justru kering dari semangat. Pancasila selalu berada di langit-langit. Karena itu saya mau memulai metode baru yang lebih melibatkan banyak kalangan dan menggunakan metode dari bawah ke atas, seperti Pancasila diramu oleh Soekarno dulu," kata Willy dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Nahdlatul Ulama, Sidoarjo (Unusida), Sabtu (13/2/2021).

Dia melanjutkan, untuk itu kita butuh literasi dan narasi. Dua hal ini harus sejalan agar masyarakat Pancasila terus berkembang.

"Bahkan kitab suci pun dimulai dengan dorongan berliterasi, iqra. Literasi yang saya maksud bukan hanya sekedar buku. Buku memang penting. Namun jauh dari itu menyimak dan menggali pengetahuan dari lingkungan kita dan kehidupan sehari-hari, teramat penting untuk dilewatkan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unusida Fatkul Anam mendukung pengembangan gagasan ini. Dia menilai kaum muda menjadi tonggak penting untuk distimuli dalam rangka meningkatkan literasi dan narasi kebangsaan.

"Di tengah kondisi begitu mudahnya hoaks disebarluaskan, nasionalisme tetap harus kita bangun dari tunas-tunas muda. Tidak hanya sosialisasi, tapi juga implementasi. Menghadirkan Pancasila di rumah kita. Bukan hanya dirumah kita, tapi di lingkungan kita juga," ucapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Hukum, Kabar Bertuah
wwwwww