Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Filipina Larang Penerimaan Kunjungan dari 30 Negara

Filipina Larang Penerimaan Kunjungan dari 30 Negara
Ilustrasi pelancong. (gambar: dok. ist./afp)
Senin, 18 Januari 2021 07:41 WIB
JAKARTA - Juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, menyampaikan bahwa larangan penerbangan telah diperluas dari 19 negara/wilayah, dan diperpanjang hingga 31 Januari.

Negara itu, juga memperpanjang larangan penerimaan kunjungan turis yang berasal lebih dari 30 negara dengan varian virus corona yang lebih menular. Warga Filipina di luar negeri juga terdampak aturan ini.

Laporan The National yang dilansir Antara pada Senin (18/1/2021) menyebut, negara-negara yang dilarang berkunjung ke Filipina di antaranya India, Amerika Serikat, Australia, Austria, Brasil, Kanada, Tiongkok, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong , Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jamaika, Jepang, Yordania, Lebanon, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Oman, Pakistan, Portugal, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss dan Inggris.

Sebelumnya, orang Filipina diizinkan untuk kembali ke negara mereka, meskipun mereka berasal dari negara yang dilarang tersebut dengan syarat melakukan karantina selama 14 hari di fasilitas isolasi yang ditunjuk pemerintah. Pengecualian sekarang akan diberlakukan berdasarkan kasus per kasus oleh gugus tugas virus korona di negara tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Kuliner, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww