Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Insiden Sriwijaya Air 182: 1 Kantong Jenazah Tiba RS Polri

Insiden Sriwijaya Air 182: 1 Kantong Jenazah Tiba RS Polri
Kantong jenazah hasil pencarian korban pesawat jatuh Sriwijaya Air dibawa dari Pelabuhan JICT ke RS Polri Kramat Jati, dini hari, Minggu (10/1/2020). (foto: ist./ap/dita alangkara via cnnindonesia.com).
Minggu, 10 Januari 2021 10:35 WIB

JAKARTA - Otoritas terus melakukan upaya pencarian pesawat Sriwijaya Air SJY182 yang jatuh di perairan utara Jakarta pada Sabtu (9/1/2020) siang, dan berupaya mengevakuasi para korban.

Hari ini Minggu (10/1/2020), kurang dari 24 jam sejak pesawat hilang kontak pukul 14.40 WIB Sabtu kemarin, satu kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya Air tiba RS Polri Kramatjati.

Kantong jenazah dibawa dari Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun demikian, belum diketahui dengan jelas isi kantong jenazah tersebut, sebagaimana dilansir cnnindonesia.com.

Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda Metro Jaya Kombes Polisi Umar Shahab, meminta keluarga korban segera datang membawa keterangan dan informasi mengenai keluarga yang hilang yang menjadi korban.

"Diharapkan keluarga yang berhubungan darah agar datang dengan membawa keterangan dan informasi, termasuk dokumen dari Dukcapil, kemudian catatan medis," ujarnya.

Sebelumnya, DVI Pusdokkes Polri Ahmad Fauzi mengatakan keluarga korban yang datang ke posko sebaiknya membawa dokumen seperti Kartu Keluarga atau ijazah untuk pencarian sidik jari. Lalu dokumen lainnya yang bisa dibawa adalah data perawatan gigi seperti hasil rontgen gigi.

Selain itu, barang-barang seperti sikat gigi yang biasa dipakai atau pakaian dalam yang telah dipakai namun belum dicuci bisa juga dibawa untuk proses identifikasi.

"Untuk pengambilan sampel DNA diharapkan orang tua kandung, anak kandung, beserta pasangannya, suami atau isteri," kata Ahmad, melalui pesan singkat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Kampus, GoNews Group
wwwwww