Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
6 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kembalikan Kejayaan Tinju Amatir Indonesia Lewat Lima Misi 

Kembalikan Kejayaan Tinju Amatir Indonesia Lewat Lima Misi 
Ketua Umum PP Pertina, Komarudin Simanjuntak.
Kamis, 31 Desember 2020 05:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tugas berat bakal diemban Mayjen TNI (Purn) Komarudin Simanjuntak setelah resmi terpilih sebagai Ketua Umum PP Pertina periode 2020-2024  dalam Munas Pertina di Gedung KONI Pusat Jakarta, Kamis (31/12/2020) dinihari. Namun, mantan Pangdam Udayana yang mengantikan posisi Irjen Pol Johny Asadoma sudah punya konsep untuk mengembalikan kejayaaan tinju amatir Indonesia.

"Dulu kita punya petinju tangguh  yang telah mengikir prestasi internasional seperti Syamsul Anwar Harahap, Ellyas Pical, Albert Papilaya, Pino Bahari, La Paena Masara dan lain-lainnya. Makanya, saya ingin mengembalikan marwah tinju era-80an," kata Komarudin Simanjuntak yang ditemui terpilih. 

Untuk mengembalikan kejayaan tinju amatir Indonesia, Komarudin Simanjuntak mengaku akan menjalankan lima misi. Pertama, membenahi sarana dan prasarana tinju yang ada di pusat dan daerah.

Kedua, membenahi organisasi dengan menempatkan orang yang cocok di bidangnya. "Mustahil kita bisa maju jika menempatkan orang yang kurang tepat di bidangnya. Istilahnya, The right man on the right place harus diutamakan," jelasnya. 

Ketiga, memprioritaskan pembinaan petinju usia dini mengingat minimnya petinju generasi penerus saat ini. "Perlu disiapkan pembinaan petinju usia dini bekerjasama dengan dinas pendidikan. Semua Ketua Pengprov Pertina harus aktif dan punya prinsip PDUB (Pukul Dulu Urusan Belakang). Potensi tinju Indonesia sangat besar,"  katanya. 

Keempat, menambah frekuensi pertandingan minimal 15 kali dalam setahun. Atau menggelar pertandingan dalam tiga zona dimana pemenang masing-masing zona akan dipertemukan untuk mencari petinju terbaik.  "Pemilihan petinju harus berdasarkan prestasi yang tercatat dalam buku rekornya. Itu saya garansi. Kedekatan tidak akan berlaku," tegasnya. 

 

Bersama pendukung.

Kelima,  di era 4.0 ini semua serba cepat dan terukur. Makanya,  program pembinaan tinju yang akan disusun 4 tahun ke depan harus melibatkan sport science. 

Ketika disinggung masalah Kejuaraan Tinju Amatir Internasional Piala Presiden, Komarudin Simanjuntak menjawab," Piala Presiden kan dua tahun sekali pelaksanaannya. Itu akan tetap dilaksanakan dimana petinju yang akan diturunkan adalah petinju terbaik dari hasil pembinaan yang akan dijalankan."

Lebih jauh Komarudin Simanjuntak mengaku bukan petinju. Namun, dia menyebut sejak SMP hingga menjadi prajurit TNI tidak pernah luput menyaksikan pertandingan tinju. "Saya itu sejak SMP sudah gila nonton tinju. Hobi nonton tinju ini semakin tak bisa lepas tatkala dapat mertua yang juga punya hobi sama. Klop dah. Kita selalu saling mengingatkan kalau ada jadwal pertandingan tinju yang disiarkan televisi lokal maupun luar," akunya. ***

wwwwww