Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Tekan Covid-19, Jepang akan Kembangkan Teknologi Pelacak

Tekan Covid-19, Jepang akan Kembangkan Teknologi Pelacak
Ilustrasi mobilitas orang. (foto: istimewa/matcha)
Senin, 28 Desember 2020 09:43 WIB

JAKARTA - Menteri Transformasi Digital Jepang, Takuya Hirai, mengungkapkan bahwa negeranya akan menerapkan sistem pelacak pelancong guna menekan penyebaran virus Covid-19.

"Tak ada gunanya jika kita tidak menerapkannya, jadi Anda tidak boleh masuk ke dalam negara ini kecuali menggunakan sistem itu," kata Takuya Hirai, dikutip dari Kyodo, Senin (28/12/2020).

Lansiran itu menyebut, siatem akan berfungsi dengan menggunakan teknologi global positioning system (GPS).

Juga dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di Jepang, per 28 Desember 2020 negara itu efektif melarang warga negara asing ataupun warga negara Jepang sendiri untuk masuk ke Jepang tanpa bukti tes yang menyatakan negatif Covid-19 pada 72 jam sebelum keberangkatan.

Mereka juga wajib menjalani karantina selama 2 pekan setelah mendarat di Jepang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kesehatan, Kuliner, Kabar Bertuah
wwwwww