Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Pemerintah akan Kaji Pelaksanaan Libur Panjang Desember 2020

Pemerintah akan Kaji Pelaksanaan Libur Panjang Desember 2020
Presiden RI, Joko Widodo dalam rapat terbatas di Jakarta, Senin (23/11/2020). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Senin, 23 November 2020 14:28 WIB
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo menyatakan, pemerintah akan mengkaji bagaimana pelaksanaan libur panjang tak berdampak serius pada peningkatan kasus kasus Covid-19.

"Secara khusus akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti akan ada di bulan Desember," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Sebagai pegingat, libur panjang pada Agustus 2020 lalu telah menimbulkan lonjakan pasien Corona. Bahkan rumah sakit di Jakarta sempat hampir defisit ranjang perawatan bagi pasien Covid-19.

Mengutip kembali pernyataan juru bicara pemerintah dalam penanganan covid-19, Wiku Aditsasmito di Graha BNPB, Jakarta, Senin (9/11/2020) lalu, "biasanya (memang, red) kenaikan kasus terjadi pada 10-14 hari setelah libur panjang,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Balai Kota
wwwwww