Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
8 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
7 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Home  /  Berita  /  Balai Kota

2021, Sri Mulyani Turunkan Anggaran Santri dari Rp1.574,8 Triliun jadi Rp485,3 Triliun

2021, Sri Mulyani Turunkan Anggaran Santri dari Rp1.574,8 Triliun jadi Rp485,3 Triliun
Ilsutrasi Santri. (Foto: Istimewa)
Kamis, 12 November 2020 17:37 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan alokasi dana untuk santri tahun depan turun menjadi Rp485,3 triliun. Untuk 2020, pemerintah menyiapkan dana untuk santri mencapai Rp1.574,8 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan dana itu dialokasikan untuk membantu santri dalam menempuh pendidikan di madrasah/pesantren hingga perguruan tinggi. Pemerintah menargetkan bantuan disalurkan untuk ribuan santri.

Bendahara negara menjabarkan pemerintah telah memberikan bantuan dana kepada 1.000 santri pendidikan agama Islam yang berdaya saing hingga 30 September 2020.

Lalu, bantuan juga diberikan kepada 18.367 santri pendidikan diniyah formal/muadalah/pondok pesantren salafiyah (PPS) tingkat ulama, 89 ribu santri pendidikan diniyah formal/muadalah/PPS tingkat wustha, dan 14.890 santri pendidikan diniyah formal/muadalah/PPS tingkat ulya.

"Pada tahun ini jumlah santri yang dapat bantuan APBN dalam bentuk jumlah beasiswa dan berbagai belanja operasional, untuk target 1.000 santri, tahun depan 3.925 santri," ungkap Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (12/11).

Sementara, pemerintah juga menyiapkan dana untuk membantu pesantren tahun depan sebesar Rp2.014 triliun. Angka itu naik dari posisi 2020 yang sebesar Rp1.412,2 triliun.

Secara keseluruhan, negara mengalokasikan dana sebesar Rp547,8 triliun untuk pendidikan pada 2020. Bantuan dana ini diberikan untuk guru, murid, mahasiswa, dan pendidikan lainnya.

Dana itu dikucurkan untuk siswa sebesar Rp109,36 triliun, guru sebesar Rp237,49 triliun, mahasiswa sebesar Rp72,65 triliun, dan pendidikan lainnya sebesar Rp128,32 triliun.

Untuk 2021, dana pendidikan turun menjadi Rp550 triliun. Dana itu akan dialokasikan untuk siswa sebesar Rp108,91 triliun, guru Rp238,85 triliun, mahasiswa Rp73,61 triliun, dan pendidikan lainnya Rp128,62 triliun.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga, Hukum, Balai Kota
wwwwww