Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
20 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
20 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  Lingkungan

PETI Tak Kunjung Tuntas, Luhut Kirim Anak Buah ke Kuansing

PETI Tak Kunjung Tuntas, Luhut Kirim Anak Buah ke Kuansing
Bahan ekspos yang disampaikan Pemkab Kuansing kepada Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Selasa (4/11/2020).
Rabu, 04 November 2020 07:42 WIB
Penulis: Wirman Susandi

TELUKKUANTAN - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan mengirim anak buahnya ke Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (3/11/2020).

Mereka diperintahkan untuk mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) dan informasi terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak di Kuansing.

Kehadiran Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves yang diwakili Suhendar disambut langsung Pjs Bupati Kuansing Roni Rakhmat bersama Sekda Dianto Mampanini serta pejabat Kuansing lainnya.

Sementara, bersama Suhendar datang Gakkum LHK serta perwakilan perusahaan PT Duta Palma Nusantara. Dalam kesempatan itu, Suhendar menyatakan bahwa Kemenko Marves mendapat laporan bahwa aktivitas PETI dan penggunaan merkuri masih marak di Kuansing.

"Bahkan, aktivitas PETI sampai di areal operasional perusahaan. Selain berdampak ke lingkungan, juga berdampak pada iklim investasi di Indonesia," ujar Suhendar.

"Karena itu, kami datang melakukan pengumpulan bahan keterangan dan informasi terkait PETI ini. Kami ingin melihat langsung kerusakan lingkungan akibat PETI dan penggunaan merkuri," tambah Suhendar.

Selain berkoordinasi dengan Pemkab Kuansing, tim yang dikirim Kemenko Marves juga melakukan koordinasi dengan masyarakat dan instansi terkait.

"Hasil dari kegiatan ini, akan menjadi bahan rekomendasi kebijakan pengendalian kerusakan lingkungan akibat PETI dan penggunaan merkuri, untuk mendukung rancangan Perpres tentang pemulihan lahan akibat pertambangan," ujar Suhendar.

Selain itu, juga sebagai bahan capaian major project RPJMN 2020-2024 dan bahan persiapan konfrensi COP-Minamata 2021.***

Kategori:Lingkungan
wwwwww