Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
3
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
4 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
4
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
3 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
5
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Suami Tewas di Tangan Istri Siri, Korban Digorok 3 Kali

Suami Tewas di Tangan Istri Siri, Korban Digorok 3 Kali
Polisi menunjukkan barang bukti pembunuhan (Foto: Istimewa)
Senin, 02 November 2020 21:52 WIB
PASURUAN - Silfia Anggraini (39) warga Desa/Kecamatan Nguling, Pasuruan membunuh suaminya sendiri, Eko Setyo Budi (35). Leher korban digorok 3 kali dengan pisau dapur.

Malam sebelum pembunuhan, pasangan siri yang sudah menikah 9 tahun ini bertengkar hebat. Setelah pertengkaran, korban tidur. Saat korban terlelap, tersangka beraksi.

"Saat korban tidur tersangka mengambil pisau dapur lalu menuju ke korban yang sedang tidur. Tersangka kemudian menggorok leher korban menggunakan pisau dapur tersebut sebanyak tiga kali," terang Arman.

Tersangka menggorok dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri menjambak rambut korban sambil menekan kepalanya.

"Pisau itu lalu diletakkan di bawah tangan kiri korban," jelas Arman.

Setelah membunuh korban, tersangka ke ruang TV. Menurut pengakuannya, ia menangis menyesali pembuatannya.

"Tersangka kembali ke korban dan menggoyang-goyang tubuhnya namun tidak bangun kemudian ia mencuci tangannya," terang Arman.

Eko Setyo Budi tewas di dalam kamarnya dengan leher tersayat, Kamis (29/11), pukul 05.30 WIB. Tersangka awalnya memberikan keterangan ke polisi bahwa korban tewas bunuh diri. Namun polisi yang menyelidiki menemukan bahwa korban ternyata dibunuh istrinya sendiri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota
wwwwww