Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
5 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
3
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
5 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
3 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
3 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Cendekia

Sebelum Tewas Digorok, Suami di Pasuruan Sempat Hajar Istri Siri

Sebelum Tewas Digorok, Suami di Pasuruan Sempat Hajar Istri Siri
Tersangka istri yang bunuh suami (Foto: Istimewa)
Senin, 02 November 2020 21:55 WIB
PASURUAN - Silfia Anggraini (39) warga Desa/Kecamatan Nguling, Pasuruan, tega membunuh suaminya sendiri, Eko Setyo Budi (35). Sebelum terjadi pembunuhan, terjadi pertengkaran hebat antara keduanya.

"Mereka sebelumnya terlibat pertengkaran hebat," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Arman menjelaskan pertengkaran bermula saat korban meminta paksa uang tabungan tersangka sebesar Rp 500 ribu. Namun ditolak dengan alasan akan dikirim ke anaknya yang ada di Malang. Menurut Arman, anak tersebut merupakan anak dari suami sebelumnya. Pelaku sendiri merupakan istri siri korban. Keduanya sama-sama bekerja sebagai pengamen.

"Tersangka menghalangi korban yang hendak menuju kamar di mana tersangka menyimpan uang. Korban marah dan memaksa dengan cara menarik kerah daster tersangka hingga tersingkirkan dari pintu kamar," terang Arman menyampaikan keterangan tersangka.

Korban akhirnya berhasil mengambil uang, namun tersangka tetap berusaha menahan. Korban naik pitam lalu memukul kepala dan menendang serta menginjak perut tersangka.

Tersangka berteriak minta tolong ke tetangga namun korban membungkam mulutnya. Tersangka diam dan mengalah lalu korban keluar rumah. Pertengkaran sementara mereda.

Beberapa saat kemudian, korban masuk rumah dan mengajak tersangka berhubungan badan. Namun tersangka menolak. Sempat marah-marah lagi, korban akhirnya pergi ke kamar tidur.

Saat korban tidur, tersangka mengambil pisau dapur dan menggorok leher korban. Setelah korban tewas, tersangka mencuci tangannya yang penuh darah.

Setelah itu, tersangka berteriak meminta tolong tetangga. Ia memberikan keterangan jika korban bunuh diri.

Eko Setyo Budi tewas di dalam kamarnya dengan leher tersayat, Kamis (29/11), pukul 05.30 WIB. Tersangka awalnya memberikan keterangan ke polisi bahwa korban tewas bunuh diri. Namun polisi yang curiga akhirnya mengetahui bahwa korban ternyata dibunuh oleh istrinya sendiri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww