Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
24 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
3
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
22 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
4
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
50 menit yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
5
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
1 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Parlemen

Ketua MPR Dorong Pemda Kenali Potensi Bencana

Ketua MPR Dorong Pemda Kenali Potensi Bencana
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (Foto: Istimewa)
Senin, 02 November 2020 18:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong semua pemerintah daerah (Pemda) mengenali potensi ancaman atau bencana di daerahnya masing-masing. Dengan mengenali potensi ancaman, setiap Pemda bisa merancang strategi penanggulangan bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrim.

"Selain peningkatan aktivitas gunung Merapi, rangkaian gempa bumi dan banjir yang melanda beberapa wilayah akhir-akhir ini menjadi faktor pengingat bahwa kita semua sedang berada dalam periode dengan potensi gangguan alam yang ekstrim. Semua Pemda bersama BPBD-nya diminta siaga dan antisipatif," kata Ketua MPR.
 
Ketua DPR RI ke-20 ini mengamati dan mencatat rangkaian gempa bumi yang terjadi akhir-akhir ini. Minggu (1/11) malam, gempa bumi berkekuatan 4 (empat) magnitudo mengguncang kota Bandung. Minggu siang, warga Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, juga merasakan guncangan gempa berkekuatan 6,3 magnitudo. Beberapa hari sebelumnya, Kabupaten Pangandaran juga diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,9 magnitudo, yang getarannya dirasakan warga Jawa Barat dan Jawa Tengah di 17 wilayah.
 
Kewaspadaan Pemda DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah juga perlu ditingkatkan untuk merespons tingginya aktivitas gunung Merapi akhir-akhir ini. Ketua MPR mengapresiasi antisipasi oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali  terkait kemungkinan meletusnya Gunung Merapi.
 
Bamsoet juga mengingatkan potensi ancaman dari fenomena La Nina pada sejumlah wilayah yang akan  berlangsung hingga Februari 2021. Cuaca ekstrem imbas La Nina akan meningkatkan curah hujan yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana hidrologis, seperti banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan puting beliung.
 
"Potensi gangguan alam ekstrim di setiap daerah pastinya tidak sama. Maka,  selain waspada, latihan penanggulangan dan mitigasi perlu diintensifkan. Tingkatkan juga kapasitas dengan memeriksa sarana dan prasarana keselamatan, jalur evakuasi dan titik kumpul, termasuk manajemen keselamatan bangunan bertingkat," kata Bamsoet.
 
Bamsoet juga mendorong semua BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk selalu aktif menyimak prakiraan cuaca yang setiap harinya dipublikasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Sekarang sudah musim hujan. Curah hujan yang tinggi sering menimbulkan masalah serius," ujar Bamsoet.***

wwwwww