Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Wisata Olahraga Perlu Dipacu Dan Dikembangkan Kata Menpora

Wisata Olahraga Perlu Dipacu Dan Dikembangkan Kata Menpora
Menpora Zainudin Amali (Foto: kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2020 13:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan apa yang menjadi thema dalam Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020 yaitu Sports Tourism (Wisata Olahraga) perlu dikembangkan pada tahun 2021.

Permintaan ini disampaikan Zainudin Amali secara virtual pada Rapat Koordinasi (Rakor) Stakeholder Penyelenggara Olahraga Rekreasi dari Sitroom Lantai 9 Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020) malam.  Bahkan, dia mengapresiasi Asdep Olahraga Rekreasi pada Deputi Pembudayaan Olahraga yang sudah merumuskan dan merekomendasikan perencanaan tentang wisata olahraga.

Menurut Zainudin Amali, wisata olahraga sudah saatnya dipacu dan dikembangkan karena multi efek yang luar biasa dari potensi alam dan sisi ekonomi kreatif. "Olahraga rekreasi harus dipersiapkan untuk mendukung sports tourism, karena hal itu sudah menjadi tema pada Haornas dan sudah ditindaklanjuti MoU dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," tegasnya.

Selain tentang evaluasi dan perencanaan, rakor juga membahas dan mempersiapkan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) yang mengatur lebih lanjut mengenai pembagian kewenangan kepada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah/kota, sehingga akan mudah koordinasi dalam menjalankan setiap program.

"NSPK sangat penting, Kemendagri menunggu, provinsi dan kabupaten/kota juga menunggu, jangan salahkan mereka kalau tidak bergerak jika tidak ada NSPK karena itu sebagai acuan," ucap Menpora RI memberikan apresiasi lagi.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta melaporkan bahwa kegiatan Rakor selain secara virtual, para peserta yang terdiri dari KORMI, induk organisasi olahraga rekreasi masyarakat, serta stakeholder lainnya selama dua hari (26-27 Oktober) berada di dekat Pantai Anyer guna menterjemahkan secara nyata pentingnya sports tourism.

"Sengaja kami berada di tempat rekreasi Anyer dengan protokol kesehatan, sebagai perwujudan menindaklanjuti tema besar Haornas Sports Tourism," lapornya. ***

wwwwww