Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
2 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
49 menit yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Parlemen

Gus Jazil Tak Setuju Kemenag RI Keluarkan Aturan Khutbah Jumat

Gus Jazil Tak Setuju Kemenag RI Keluarkan Aturan Khutbah Jumat
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (GoNews)
Kamis, 22 Oktober 2020 22:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kemenag berencana menyusun khutbah Jumat yang bisa digunakan para pendakwah. Terkait rencana itu, Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengatakan, pemerintah keterlaluan apabila khutbah Jumat yang disusun pemerintah menjadi materi wajib bagi para pendakwah. 

Dengan tegas, politikus PKB ini menolak keras Wacana Kementerian Agama (Kemenag) RI itu. Gus Jazil, sapaan akrabnya, merasa keinginan Kemenag RI aneh.

"Dalam Islam, solat Jumat itu sudah diatur. Kalau begitu keinginannya, berarti bukan bagian dari Bhinneka Tunggal Ika. Nggak bisa dan nggak ada Khutbah Jumat itu seragam," ucap Gus Jazil usai melakukan memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, dikawasan Bojong Sari, Depok, Kamis (22/10/2020).

Meski negara mempunyai hak mengatur, bagi politikus Koordiantor Nasional Nusantara Mengaji itu, membuat materi khutbah bukanlah hal bijak. "Seharusnya itu, Kemenag menjadikan para kiai, para peng- khutbah agar terus semangat mencintai negara. Kalau diatur begitu, nanti jadi berbeda persepsi," kata Gus Jazil.

Oleh sebab itu, menurut Gus Jazil, Kemenag RI sebaiknya mengurusi hal-hal yang mengancam kedaulatan NKRI, seperti maraknya aksi radikalisme.

"Ini (khutbah jumat) sudah tertib berjalan, terus mau ditertibkan apa lagi?. Jangan lagi lah (Kemenag RI) mengurusi barang yang nggak harus di urus oleh Menteri Agama. Takutnya, tambah berantakan," harap Gus Jazil.

Pria asal Pulau Bawean Gresik Jawa Timur itu juga menyarankan, agar Kemenag membangun komunikasi antar umat beragama. "Uruslah kerukunan umat beragama. Kerukunan ini sudah terbuat oleh para kiai NU (Nahdlatul Ulama). Meski tidak semua difasilitasi menteri agama, dia (para kiai) sadar sendiri, untuk membina kerukunan," tandas Gus Jazil.***

wwwwww