Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
20 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
24 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
4
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
22 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
5
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki di Masjid Istiqlal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kena Serangan Jantung, Edwardus Terbaring di Rumah Sakit

Kena Serangan Jantung, Edwardus Terbaring di Rumah Sakit
Minggu, 11 Oktober 2020 18:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Mantan pelari jarak jauh andalan Indonesia, Edwardus Nabunome kini terbaring tak berdaya di Rumah Sakit (RS) Medistra Gatot Subroto Jakarta.  Edo, begitu ayah enam anak ini disapa sejak Sabtu, (11/10) malam dirawat karena mengidap penyakit jantung

Ini untuk kedua kalinya Eduwardus dirawat di rumah sakit dengan penyakit yang sama. Pertama pada tahun 2017, Edo juga mendapat perawatan serius di RS Pasar Rebo Jakarta Timur.

Menurut Marcelina Ina Piran, istri dari Eduwardus Nabunome, suaminya itu kini masih dalam pemeriksaan intensif oleh tim dokter. Edo juga dilakukan tes covid dan dalam pemeriksaan pertama, dinyatakan negatif. Dan siang ini akan menjalani tes covid yang kedua.

Di samping itu, Edo seperti dijelaskan Marcelina juga telah menjalani tes darah dan organ tubuh lainnya.”Ini memang harus dilakukan oleh tim dokter karena ada kemungkinan Bang Edo akan dipasang ring untuk menstabilkan jantung,”katanya.

Mengenai biaya perawatan di rumah sakit, Marcelina mengatakan bahwa komunitas lari yang dilatih oleh Eduwardus memberikan jaminan. Pasalnya di RS Medistra ini tidak menyediakan pasien dengan fasilitas BPJS.

Ia juga menambahkan bahwa KONI DKI akan segera mengurus asuransi untuk Eduwardus. Ketua Pengprov PASI DKI, Mustara yang menangani masalah asuransi ini.”Tadi pagi Pak Mustara sudah menghubungi kami dan berjanji akan segera mengurus asuransi,”tutur Marcelina.

Eduwardus Nabunome mencatat hattrick medali emas di nomor lari 10000 meter putra SEA Games sejak 1987, 1989 dan 1991. Selain itu, di nomor lari 5000 meter putra juga meraih emas pada SEA Games 1987 dan 1989, dan juga lari marathon di SEA Games 1997.

Pria asal NTT ini yang mematahkan dominasi pelari asal Malaysia, Subramaniam di nomor lari 10.000 meter. Edwardus juga yang menghentikan dominasi atlet andalan Filipina Hector Bagio di nomor lari marathon SEA Games. ***

wwwwww