Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Binawidya

Ratusan Orang Ditahan, Demo Tolak Ciptaker 3 Hari di Padang Kondusif

Ratusan Orang Ditahan, Demo Tolak Ciptaker 3 Hari di Padang Kondusif
Pembubaran massa demo tolak Ciptaker di Padang pada Jumat (9/10/2020) malam. (Foto: Ist./Antara)
Sabtu, 10 Oktober 2020 19:13 WIB
PADANG - Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, AKBP Imran Amir mengungkapkan, Polisi sempat menahan 252 orang dalam aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang berlangsung tiga hari berturut-turut di Padang, Sumatera Barat.

"Total dari tiga hari aksi unjuk rasa itu ada 252 orang yang ditahan karena diduga menjadi perusuh," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, AKBP Imran Amir, Sabtu (10/10/2020) dalam lansiran Antara.

Imran merinci, 84 orang diduga perusuh itu diproses pada Kamis (9/10/2020) di Kantor Polresta Padang, dan telah dipulangkan pada Jumat (10/10/2020). Jumat yang sama, 168 orang lainnya ditahan di Mako Brimob Polda Sumatera Barat, sementara proses dan pemeriksaan dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat.

Dari 168 orang itu, 163 orang adalah laki-laki, sementara lima perempuan. Selain itu polisi juga menyita 53 unit sepeda motor, 85 unit handphone, dan satu unit kamera.

Massa itu juga dipulangkan setelah diambil data, dibina, membuat pernyataan, serta dijemput orangtua mereka. Mereka mayoritas adalah remaja, pelajar, dan warga umum yang berbeda barisan dengan rombongan mahasiswa.

"Alhamdulilah aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa serta kelompok lainnya selama tiga hari berturut-turut berlangsung kondusif," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, AKBP Imran Amir.

Ia mengatakan selama tiga hari itu tidak ada kerusakan terhadap fasilitas negara, kendaraan aparat, serta petugas ataupun anggota massa yang luka.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Parlemen, Lingkungan, GoNews Group, Binawidya
wwwwww