Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Parlemen

Akhirnya Polisi Pukul Mundur Massa Demo Omnibus Law di Harmoni

Akhirnya Polisi Pukul Mundur Massa Demo Omnibus Law di Harmoni
Istimewa.
Jum'at, 09 Oktober 2020 01:16 WIB
JAKARTA - Massa aksi demonstrasi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Simpang Harmoni, Jakarta Pusat, dipukul mundur oleh aparat kepolisian.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, polisi mulai memukul mundur massa sekitar pukul 23.50 WIB dengan mengerahkan kendaraan taktis Barracuda dan menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa yang ditembaki gas air mata lalu berlarian mundur ke arah Jalan Hasyim Asyari dan menyebar ke beberapa titik. Selain itu, juga ada beberapa massa yang diamankan aparat.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih terus memukul mundur massa dengan menembaki gas air mata.

Diketahui Simpang Harmoni menjadi salah satu titik demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja pada hari ini.

Di lokasi ini situasi sempat beberapa kali memanas antara aparat dengan massa. Bahkan barikade polisi sempat dipukul mundur dan massa menguasai simpang Harmoni.

Sebelumnya massa juga sempat membakar pos polisi yang persis berada di simpang Harmoni.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Parlemen, Balai Kota
wwwwww