Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pastikan DPR Reses, Polisi Dampingi SBSI Masuk ke Kompleks Parlemen

Pastikan DPR Reses, Polisi Dampingi SBSI Masuk ke Kompleks Parlemen
Gambar: Ist./detik.com
Kamis, 08 Oktober 2020 13:54 WIB
JAKARTA - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto menyatakan, pihaknya telah memberi pemahaman kepada massa aksi demonstrasi tolak UU Ciptaker dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

"Kami berikan pemahaman kepada teman-teman buruh bahwa Jakarta masih menjalani PSBB, jadi diharap untuk tidak berkumpul," kata Heru di Jl. Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Selain itu, kata Heru, pihaknya juga mendampingi perwakilan massa aksi demo SBSI tolak Omnibuslaw Ciptaker untuk masuk ke kompleks parlemen. Masa ingin memastikan, apakah benar DPR dengan dalam masa reses.

"Mereka meminta untuk mengecek ke dalam, apakah benar anggota Dewan sedang reses. Kita antar dan ternyata benar, di dalam masih tidak ada anggota Dewan karena reses sampai tanggal 8. Akhirnya mereka kembali," kata Heru.

Mengetahui DPR tengah dalam masa reses pun, massa aksi demo SBSI tolak Omnibuslaw Ciptaker, memilih untuk membubarkan diri.

Seperti diketahui, DPR memang memajukan jadwal reses lantaran tak kurang dari 18 Anggota DPR RI telah positif Covid-19. Dimajukanya jadwal reses juga berbuntut pada majunya jadwal Rapat Paripurna Penutupan. Rapat Paripurna pada Senin (5/10/2020) inilah yang menjadi momen pengesahan UU Omnibuslaw Ciptaker, meski draft akhir belum dibagikan utuh kepada seluruh Fraksi-fraksi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww