Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
7 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Parlemen

Masih Berlangsung di Harmoni, Massa Lempar Molotov, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Masih Berlangsung di Harmoni, Massa Lempar Molotov, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Kamis, 08 Oktober 2020 23:12 WIB
JAKARTA - Polisi masih mencoba memukul mundur massa pendemo yang rusuh di sekitar Harmoni, Jakarta Pusat (Jakpus). Massa masih bertahan dan menyerang petugas.

Dilansir dari detikcom, Kamis (8/10/2020), sekitar pukul 20.00 WIB, ratusan polisi dan anggota TNI masih bertahan di sekitar simpang Harmoni, Jakpus. Petugas pun menembakkan gas air mata agar massa mundur. Kendaraan water cannon dan kendaraan taktis Barracuda juga disiagakan.

Massa masih bertahan dan menyerang petugas dengan batu dan kembang api. Terlihat juga massa yang rusuh melemparkan molotov ke arah petugas.

Personel pun sempat mencoba bernegosiasi dengan menghampiri massa. Namun, negosiasi tak berhasil. Massa masih bertahan di sekitar lokasi.

Di sekitar jalan, ada banyak batu dan sisa peluru gas air mata. Pos polisi di simpang Harmoni pun sudah hangus terbakar.

Kursi, meja, tembok, videotron, dan komponen bangunan lainnya sudah menghitam. Bau arang masih tercium di sekitar pos polisi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww